Hidayatullah.com—Perdana Menteri St Vincent dan Grenadines dibawa ke rumah sakit setelah terluka di bagian kepala akibat lemparan batu.
Ralph Gonsalves sedang berjalan di bagian luar gedung parlemen ketika melewati sekumpulan orang yang melakukan protes menentang rencana vaksinasi wajib Covid-19 ketika tiba-tiba kepalanya dihantam lemparan batu.
Foto-foto yang beredar menunjukkan PM itu berdarah saat dibawa menjauh dari lokasi kejadian.
Menteri Keuangan mengatakan bahwa PM Gonsalves dipindahkan ke Barbados untuk menjalani MRI scan atas anjuran staf medis, lapor Reuters Jumat (6/8/2021).
Hari Kamis pengunjuk rasa berkumpul di depan gedung parlemen untuk menentang rencana vaksinasi Covid-19 wajib bagi semua tenaga medis garis depan.
Batu-batu dan botol air dilemparkan
Batu dan botol air dilemparkan ke arah demonstran, menurut laporan media.
Kantor PM mengatakan kepada Reuters bahwa Gonsalves terkena “proyektil”. Menurut media lokal benda yang mengenai kepala pejabat berusia 74 tahun itu adalah sebuah batu.
St Vincent dan Grenadines, yang terletak di kawasan Karibia bagian selatan, terdiri dari lebih 32 pulau.
Negara itu sejak awal pandemi mencatat 2.298 kasus infeksi coronavirus dengan 12 kematian, menurut data yang dikumpulkan Johns Hopkins University. Hampir 9% dari populasinya sudah divaksinasi lengkap, menurut universitas di Amerika Serikat itu.
Industri pariwisata yang menjadi andalannya terpuruk akibat pandemi, sementara ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat letusan gunung berapi pada bulan April.*