Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saudi Beri Santunan Rp 1,9 Miliar Ahli Waris Tenaga Kesehatan yang Meninggal karena Merawat Pasien Covid-19

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Agustus 2021 21:32 9:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 Agustus 2021 21:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Arab Saudi telah mulai menyalurkan bantuan keuangan senilai SR500,000 (Rp 1,9 M) kepada kerabat terdekat petugas kesehatan (Nakes) yang meninggal saat merawat pasien Covid-19. Mengutip laporan Saudi Gazette, bantuan keuangan diputuskan oleh Dewan Menteri, demikian menurut Menteri Kesehatan dan Ketua Dewan Kesehatan Saudi, Dr Tawfiq Al-Rabiah.

Penerima bantuan keuangan termasuk ahli waris pekerja kesehatan Arab Saudi dan ekspatriat dengan bantuan mencakup warga sipil dan personel militer yang bekerja di sektor kesehatan pemerintah dan swasta, kata menteri. Ia mengatakan bantuan keuangan bagi anggota keluarga tenaga kesehatan tersebut sebagai apresiasi atas jasa dan pengorbanan mereka, terutama mereka yang berada di garda terdepan dalam memerangi wabah virus corona.

Dr Al-Rabiah menghargai dukungan dan perhatian Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman dan Putra Mahkota Muhammad Bin Salman dalam meningkatkan tingkat dan kualitas layanan kesehatan kepada warga dan penduduk negara. Dia juga memuji pengorbanan yang dilakukan oleh staf di bidang kesehatan dengan dedikasi dan ketulusan dalam melakukan pekerjaan mereka dan menawarkan layanan perawatan kesehatan terbaik bagi pasien.

Dr Al-Rabiah menekankan bahwa sektor kesehatan bekerja keras untuk memerangi pandemi, mengendalikan dan mencegah penyebarannya dengan semua cara ilmiah dan praktis. Smentara pemerintah mengalokasikan anggaran besar dalam meningkatkan kesiapsiagaan sektor kesehatan.

Sidang mingguan Dewan Menteri pada 27 Oktober tahun lalu memutuskan untuk memberikan SR500.000 sebagai bantuan keuangan kepada keluarga petugas kesehatan, yang meninggal saat merawat pasien Covid-19. Keputusan Kabinet yang dianggap sebagai aksi kemanusiaan yang besar itu berlaku bagi petugas kesehatan yang meninggal sejak 31 Maret tahun lalu ketika kasus infeksi pertama di kalangan petugas kesehatan dilaporkan di negara tersebut.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudicovid-19tenaga kesehatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Komunis Kuba Legalisasi UMKM Swasta
Tulisan selanjutnya Hidayatullah KH. Abdullah Said, Komunikator yang Hebat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran

Terbaru

  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Larang Media Sosial untuk Anak di Bawah 15 Tahun
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?