Hidayatullah.com—Presiden Rwanda Paul Kagame menyalurkan rasa frustasinya terhadap klub sepakbola Arsenal yang kalah dari klub lebih kecil yang baru saja naik kelas dalam laga pembukaan musim baru Liga Primer Inggris.
Brentford, setelah absen selama 74 tahun dari liga papan atas, menaklukkan Arsenal 2-0.
Kagame sering memberikan komentar perihal permainan ‘The Gunners’ – klub Inggris yang ikut disponsori oleh pemerintahannya, lansir BBC.
Setelah laga tandang hari Jumat (13/8/2021), Presiden Rwanda itu berkicau di Twitter, “Kita tidak boleh memaklumi atau menerima penampilan yang biasa-biasa saja. Sebuah tim itu dibangun untuk tujuan menang menang dan menang.”
Dalam rangkaian cuitannya, dia menuntut klub tersebut membuat rencana kompetisi yang benar-benar mumpuni dan mengatakan bahwa para penggemar Arsenal tidak layak disuguhi kekalahan semacam itu.
Sejak 2018, pemerintah Rwanda membuat kesepakatan sponsorship kontroversial dengan Arsenal senilai lebih dari £30 juta ($42m juta), yang antara lain bentuknya berupa pemasangan logo “Visit Rwanda” di lengan seragam skuad ‘The Gunners’.
Para pengkritik mengecam kebijakan itu karena menunjukkan bagaimana seorang pemimpin otoriter negara miskin memberikan subsidi kepada sebuah klub sepakbola kaya raya. Namun, Kagame berdalih sponsorship itu bagus buat promosi pariwisata Rwanda.*