Hidayatullah.com– Di tengah jatuhnya pemerintah Afghanistan, 22 pesawat militer dan 24 helikopter yang membawa 548 tentara menyerbu wilayah udara Uzbekistan dua hari lalu, lapor Anadolu Agency mengutip pernyataan dari pejabat tinggi Uzbekistan, Senin.
Pada hari Sabtu dan Ahad, tiga pesawat tipe Embraer yang membawa 314 tentara Afghanistan mencoba mendarat di Bandara Karshi Khanabad Uzbekistan tetapi dialihkan ke Bandara Taraz di Kazakhstan, kata Kantor Kejaksaan Agung Uzbekistan. Sebuah jet tempur Mig-29 Uzbekistan mengawal sebuah pesawat Afghanistan bertabrakan dengan pesawat lain sebelum jatuh di provinsi Surxondaryo.
Namun, dua pilot berhasil terpental dan menggunakan parasut, tambahnya. Pesawat Afghanistan yang tersisa bersama dengan 585 tentara lainnya diperintahkan untuk mendarat di Bandara Taraz, dan penyelidikan sedang dilakukan atas insiden tersebut.
Kementerian Pertahanan Uzbekistan sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan yang melarang pesawat militer Afghanistan menyerang wilayah udara negaranya di dekat provinsi Surxondaryo pada hari Ahad.
Menurut rekaman video yang tersebar di media sosial, dua helikopter Afghanistan yang membawa lebih dari 20 tentara mendarat di sebuah ladang kapas di provinsi Surxondaryo pada tengah malam. Dalam rekaman itu, salah satu warga Afghanistan mengatakan Taliban telah menguasai Kabul dan mereka tidak punya pilihan selain melarikan diri.
Taliban merebut Kabul pada hari Ahad dan menguasai Afghanistan untuk pertama kalinya setelah hampir 20 tahun pendudukan AS pada tahun 2001.*