Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara AS Bagikan Daging Babi kepada warga Afghanistan yang terjebak di Bandara Kabul

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2021 08:26 8:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Agustus 2021 17:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Berita kurang sedap sedang melanda tentara Amerika Serikat yang ditempatkan di bandara di Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai. Para tentara dikabarkan sedang membagikan paket makanan yang mengandung babi kepada warga yang putus asa menunggu kesempatan untuk melarikan diri dari negara itu.

Seorang wanita Afghanistan, yang terjebak di bandara bersama putri dan suaminya, membagikan gambar paket makanan di akun Instagram-nya. Tangkapan layar 21 Agustus 2021 dari kisah Instagram ini menunjukkan paket sosis babi yang didistribusikan oleh tentara AS di bandara di Kabul, Afghanistan.

Tangkapan layar 21 Agustus 2021 dari kisah Instagram ini menunjukkan paket sosis babi yang didistribusikan oleh tentara AS di bandara di Kabul, Afghanistan. (Foto: Instagram/@zf326)

“Memberi makan kami daging babi, yang secara agama tidak diperbolehkan, dan 95% orang di sini tidak tahu cara membaca atau berbicara bahasa Inggris,” tulisnya sambil memposting foto paket berisi “patty sosis babi, rasa maple.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Mereka tidak menyerahkannya kepada kami, mereka melemparkan paket-paket ini kepada kami dari kejauhan,” tambahnya.

Islam secara tegas melarang konsumsi daging babi oleh umat Islam. Wanita itu berbagi cobaan yang dialami keluarganya dan ribuan warga Afghanistan lainnya di bandara Kabul dalam serangkaian cerita.

Dia mengatakan banyak orang tidur di “batu dan sampah” dalam cuaca dingin selama empat hari. Sementara tentara AS membidikkan senjatanya.

“Kami tidak punya senjata,” tulisnya. “Hanya mencoba untuk keluar,” katanya dikutip Daily Sabah.

Ribuan warga Afghanistan bergegas ke bandara Kabul dengan harapan dapat mengejar penerbangan dan melarikan diri dari Afghanistan saat Taliban mengambil alih negara itu. Banyak warga Afghanistan takut kembali ke pemerintahan keras Taliban pada akhir 1990-an.

20 tahun lalu, kelompok itu melarang perempuan bersekolah atau bekerja di luar rumah, melarang televisi dan musik. Namun sejak menguasai Kabul,  Taliban telah berjanji akan memberi banyak kesempatan kaum perempuan bahkan berjanji melingdungi minoritas.

Kekacauan

Negara Teluk Bahrain hari Sabtu mengumumkan bahwa mereka mengizinkan penerbangan untuk menggunakan fasilitas transitnya untuk evakuasi warga dari Afghanistan. Ini sebuah opsi yang akan mengurangi tekanan setelah AS menghadapi masalah Jumat dengan fasilitasnya di Pangkalan Udara Al-Udeid di Qatar dengan cepat terisi.

Sementara Uni Emirat Arab,  mengatakan akan menampung hingga 5.000 warga Afghanistan “sebelum keberangkatan mereka ke negara lain.”  Puluhan ribu penerjemah Afghanistan dan anggota keluarga dekat mereka, mencari evakuasi setelah Taliban mengambil alih Afghanistan secara mengejutkan dalam waktu kurang dari seminggu.

Jatuhnya Kabul menandai babak terakhir dari perang terpanjang Amerika, yang dimulai setelah serangan teror 11 September 2001. Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar, yang merundingkan kesepakatan damai gerakan keagamaan 2020 dengan AS, berada di Kabul untuk bertemu dengan para pemimpin kelompok itu, kata seorang pejabat Taliban, yang berbicara dengan syarat anonim karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

Kehadiran Baradar sangat penting karena ia sering mengadakan pembicaraan dengan mantan pemimpin Afghanistan seperti mantan presiden Hamid Karzai. Para pejabat Afghanistan yang mengetahui banyak pembicaraan yang diadakan di ibu kota mengatakan Taliban tidak akan membuat pengumuman tentang pemerintah mereka sampai batas waktu 31 Agustus hingga penarikan pasukan berlalu.

Abdullah, seorang pejabat senior di pemerintahan yang digulingkan, mengirim ciutan bahwa dia dan Karzai bertemu Sabtu dengan penjabat gubernur Taliban untuk Kabul, yang “meyakinkan kami bahwa dia akan melakukan segala yang mungkin untuk keamanan rakyat” di kota itu.

Sejauh ini, 13 negara telah setuju untuk menampung warga Afghanistan yang berisiko untuk sementara, kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken. 12 negara lainnya telah setuju untuk menjadi titik transit bagi para pengungsi, termasuk orang Amerika dan lainnya.

Sekitar 300 pengungsi tiba Jumat malam dari Qatar di Pangkalan Udara Ramstein AS di Jerman, satu titik transit bagi orang-orang yang dibawa ke AS, kata militer Amerika.  Tetapi pertanyaan yang berkembang bagi banyak orang Afghanistan adalah, di mana mereka akhirnya akan berteduh di tempat akhirnya?

Bagaimanapun, para pemimpin Eropa yang takut akan terulangnya krisis migrasi 2015 memberi sinyal bahwa orang-orang Afghanistan yang melarikan diri –yang tidak membantu pasukan Barat selama perang– harus tinggal di negara-negara tetangga sebagai gantinya. Adegan banyaknya orang putus asa hingga berpegangan pada pesawat yang lepas landas dari bandara Kabul hanya memperdalam kecemasan Eropa.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerika SerikatbandaraKabulTalibantentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya AS dan Spanyol Sepakat Gunakan Pangkalan Militer untuk Tampung Pengungsi Afghanistan
Tulisan selanjutnya muhammadiyah covid-19 berpuasa PP Muhammadiyah : Kebudayaan, Bisa Jadi Sarana Dakwah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?