Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Penganiayaan Anak di Jepang Cetak Rekor

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Agustus 2021 06:29 6:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Agustus 2021 06:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kasus penganiayaan terhadap anak di Jepang naik mencapai rekor tertinggi 205.029 pada tahun fiskal 2020, kata Kementerian Kesehatan pada 27 Agustus, terbanyak sejak kementerian mulai mengumpulkan datanya pada 1990.

Data itu berdasarkan pada permintaan untuk konsultasi tentang penganiayaan terhadap anak di bawah 18 tahun di pusat kesejahteraan anak di seluruh Jepang pada periode itu.

Kasus-kasus penganiayaan anak juga naik 5,8 persen, atau 11.249 kasus, dari tahun fiskal 2019.

Angkanya meningkat setiap tahun sejak tahun fiskal 1990.

Dari 205.029 konsultasi, sebanyak 50,5 persen dibawa oleh polisi dan lainnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di banyak kasus, petugas kepolisian yang datang menanggapi panggilan darurat melaporkan tentang kekerasan domestik antara suami dan istri yang terjadi di depan anak, lapor Asahi Shimbun Jumat (27/8/2021).

Pada 13,5 persen kasus, laporannya dimasukkan oleh tetangga atau kenalan ke pusat konsultasi. Pada 8,2 persen kasus, anggota keluarga atau kerabat yang melakukan konsultasi.

Penganiayaan psikologis mencapai 121.325 kasus, atau 59,2 persen, sementara penganiayaan fisik mencapai 50.033 kasus, atau 24,4 persen.

Penelantaran anak yang dilaporkan mencapai 31.420 kasus, atau 15,3 persen.

Selama pandemi Covid-19, orangtua dan anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bersama di rumah. Beberapa orang menyuarakan keprihatinan kondisi itu akan menyebabkan peningkatan jumlah kasus penganiyaan terhadap anak.

Namun, seorang pejabat kementerian menyimpulkan bahwa tren jumlah konsultasi itu tidak terkait dengan situasi pandemi. Buktinya kasus penganiayaan anak di tahun fiskal 2020 lebih rendah dibandingkan tahun 2019 ketika angkanya mencapai 21,2 persen, dan 2018 ketika angkanya 19,5 persen.

Pada April 2020 ketika Jepang dalam status darurat untuk Covid-19, jumlah konsultasi naik 13 persen dibandingkan bulan yang sama pada 2019.

Di bulan Juni 2020, ketika status darurat sudah dicabut, jumlah konsultasi meningkat 17 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakJepang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Baru Zambia Pecat Komandan Militer dan Kepolisian
Tulisan selanjutnya Pesawat Pembom Amerika Taliban Mengatakan Serangan Pesawat Tak Berawak AS di Kabul Menewaskan Warga Sipil

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?