Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penjara Untuk Pria Prancis Tersangka Skandal Seks di Lingkungan Panitia Nobel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 Oktober 2018 19:00 7:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 Oktober 2018 19:00
Bagikan
Jean-Claude Arnault dan istrinya Katarina Frostenson.
Bagikan

Hidayatullah.com—Jean-Claude Arnault pria Prancis-Swedia yang dituduh melakukan kejahatan seksual setidaknya terhadap 18 wanita, termasuk istri putra mahkota Kerajaan Swedia, telah divonis penjara 2 tahun atas pemerkosaan terhadap seorang perempuan pada tahun 2011, lapor DW Senin (1/10/2018).

Pria Prancis-Swedia yang berprofesi sebagai fotografer dan pengarah artistik itu pada November 2017 dituduh melakukan serangan seksual terhadap sedikitnya 18 perempuan, termasuk tuduhan meraba-raba bagian tubuh Putri Victoria dalam sebuah acara yang digelar panitia Penghargaan Nobel tahun 2006 yang diperkuat oleh 3 saksi. Namun, akibat adanya statuta limitasi dalam perkara kriminal di Swedia dan karena kurangnya bukti, sejumlah tuduhan itu langsung batal menurut hukum.

Arnault, 72, menjalankan Contemporary Scene of Culture, sebuah forum yang menampilkan acara-acara seni dan budaya yang didanai oleh Svenska Akademien, lembaga yang sejak tahun 1901 menentukan siapa penerima penghargaan Nobel setiap tahunnya. Arnault juga merupakan suami dari Katarina Frostenson, anggota SA yang dituduh korupsi dan tidak melaporkan konflik kepentingan perihal subsidi yang diberikan terhadap acara-acara budaya yang digelar Arnault.

Akibat kasus-kasus itu, SA mengumumkan tidak akan memberikan penghargaan Nobel di bidang sastra sampai tahun 2019.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buruh Teh Kenya Gugat Unilever ke Pengadilan
Tulisan selanjutnya Menhan: Pasca Brexit Personel Militer Inggris Tetap Berada di Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?