Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lebih 200 Ribu Anak Dilecehkan di Gereja Prancis, Konferensi Waligereja: Hari Ini Saya Minta Maaf

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Oktober 2021 09:59 9:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Oktober 2021 09:59
Bagikan
gereja prancis
Bagikan

Hidayatullah.com— Gereja – gereja di Prancis, di mana penyelidikan baru-baru ini menemukan 216.000 kasus pelecehan seks anak dalam 70 tahun terakhir, menjadi institusi di mana kasus pelecehan seksual paling sering terjadi di negara itu. Komisi Independen untuk Pelecehan Seksual di Gereja (CIASE) mengeluarkan laporan pada hari Rabu setelah dua setengah tahun bekerja, mengejutkan seluruh negeri.

Dua puluh satu ahli yang menangani kasus ini menyajikan gambaran suram tentang pelecehan seksual di gereja-gereja yang telah diperdebatkan selama bertahun-tahun. Laporan setebal 2.500 halaman, disiapkan atas permintaan Konferensi Waligereja Prancis (CEF) dan konferensi kongregasi nasional (CORREF), didasarkan pada arsip gereja, wawancara dengan para korban dan liputan media, kutip Anadolu Agency.

Menurut penyelidikan, 56% dari insiden terjadi antara 1950-1969. Jumlah kasus meningkat menjadi 330.000 ketika insiden pelecehan seksual yang dilakukan oleh karyawan di sekolah swasta dan lembaga yang berafiliasi dengan Gereja Katolik ditambahkan. Kekerasan seksual terhadap anak oleh pendeta Kristen merupakan 4% dari kekerasan seksual di Prancis.

Kasus pelecehan seksual di negara itu yang kebanyakan dialami di gereja-gereja setelah lingkungan keluarga. Laporan tersebut menunjukkan bahwa sekitar 2.900 hingga 3.200 pendeta telah melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak sejak 1950.

Hal ini setara dengan 2,5-2,8% jumlah pendeta yang bekerja di gereja. Disebutkan, angka yang diperoleh dari arsip lembaga keagamaan dan kesaksian 6.500 orang itu, bisa jauh lebih tinggi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebanyak 80% dari anak-anak yang mengalami pelecehan seksual adalah laki-laki berusia 10-13 tahun. Eric de Moulins-Beaufort, presiden Konferensi Waligereja Prancis, menyatakan bahwa dia sangat terkejut dengan laporan tersebut.

“Hari ini aku ingin meminta maaf kepada kalian masing-masing,” kata Kepala CORREF Veronique Margron.

Di bagian lain mengatakan merasa malu dengan kondisi ini. “Saya benar-benar malu. Saya sedih dengan kejahatan yang dilakukan di gereja, tragedi ini dan kekerasan terhadap anak-anak,” katanya.

Komisi membuat 45 rekomendasi kepada Gereja Katolik mengenai pelecehan seksual. Yang paling mencolok adalah bahwa Gereja Katolik harus menerima temuan penyelidikan dan membayar kompensasi kepada para korban.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Gereja Katolik RomainternasionalPelecehan seksual anakPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya hukuman habib rizieq Habib Rizieq telah Ajukan Kasasi terkait Perkara RS Ummi
Tulisan selanjutnya yahudi berdoa ‘Israel’ Perbolehkan Yahudi Berdoa di Masjid Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?