Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Misionaris Kristen Diculik di Haiti

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2021 08:55 8:55 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2021 08:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekelompok misionaris terdiri dari 17 orang termasuk anak-anak diculik oleh sebuah geng di Haiti hati Sabtu (16/10/2021), menurut pesan suara yang dikirimkan ke berbagai misi keagamaan oleh sebuah organisasi Kristen yang mengetahui pasti perihal kejadian itu.

Para misionaris itu sedang dalam perjalanan pulang dari lokasi pembangunan panti asuhan, menurut pesan dari Christian Aid Ministries yang berbasis di Ohio, Amerika Serikat, seperti dikutip Associated Press.

“Ini pemberitahuan doa khusus,” bunyi pesan berdurasi satu menit itu. “Berdoa agar anggota-anggota geng itu datang untuk bertobat.”

Pesan itu juga mengatakan bahwa direktur lapangan misi tersebut bekerja di Kedutaan AS dan bahwa keluarganya dan satu orang pria lain yang tidak diidentifikasi tinggal di base organisasi itu sementara orang-orang lainnya pergi mengunjungi panti asuhan yang sedang dibangun.

Seorang jubir pemerintah AS mengatakan pihaknya mengetahui adanya laporan penculikan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kesejahteraan dan keselamatan warga AS di luar negeri merupakan salah satu prioritas tertinggi Departemen Luar Negeri,” kata jubir tersebut, menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut.

Sementara itu, seorang pejabat senior AS yang berbicara tanpa ingin identitasnya diketahui mengatakan AS mengontak otoritas Haiti untuk mengatasi kasus tersebut.

Haiti kembali dimarakkan dengan aksi penculikan oleh geng-geng kriminal yang menuntut uang tebusan mulai dari ratusan dolar sampai lebih dari $1 juta, menurut otoritas setempat.

Bulan lalu, seorang diaken tewas di depan sebuah gereja di ibukota Port-au-Prince dan istrinya diculik, menjadi salah satu dari puluhan orang yang menjadi korban penculikan beberapa bulan terakhir.

Sedikitnya 328 korban penculikan dilaporkan ke Kepolisian Nasional Haiti kurun 8 bulan pertama tahun 2021. Bandingkan angka itu denga periode sepanjang 2020 yang mencapai 234, menurut data yang dirilis bulan lalu oleh United Nations Integrated Office di Haiti yang dikenal sebagai BINUH.

Geng-geng di negara itu tidak sungkan menculik anak sekolah, dokter, anggota kepolisian, bus berisi penumpang dan lainnya.

Pada bulan April, salah satu geng menculik lima pendeta dan dua biarawati, aksi yang mengundang protes warga selama tiga hari karena minimnya keamanan di negara miskin itu. Hari Senin ini rencananya masyarakat akan kembali turun ke jalan.

Penculikan misionaris itu terjadi hanya beberapa hari setelah sejumlah pejabat tinggi AS mengunjungi Haiti dan berjanji akan memberikan sokongan lebih untuk Kepolisian Nasional Haiti, termasuk dana $15 juta untuk penanggulangan kekerasan geng, yang tahun ini mengakibatkan ribuan orang terpaksa tinggal di penampungan sementara.

Termasuk dalam rombongan AS yang menemui Kepala Kepolisian Haiti adalah Uzra Zeya, wakil menteri luar negeri untuk urusan keamanan sipil, demokrasi dan HAM.

“Menagatasi masalah kekerasan geng adalah vital bagi stabilitas dan keamanan warga Haiti,” kata wanita itu lewat Twitter belum lama ini.

“Gejolak politik, meningkatnya kekerasan geng, memburuknya kondisi sosio-ekonomi –termasuk ketidakamanan pangan dan malnutrisi – semuanya berkontribusi kepada memburuknya situasi kemanusiaan,” kata BINUH dalam laporannya. “Pasukan kepolisian yang kewalahan dan kekurangan sumber daya tidak dapat mengatasi masalah keamanan Haiti,”

Hari Jumat lalu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa secara bulat memutuskan untuk memperpanjang misi politik PBB di Haiti.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatHaitikristenmisionarispenculikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Khofifah Sampaikan Kesiapan Jawa Timur jadi Konfrensi Internasional Alumni Al-Azhar
Tulisan selanjutnya Pegiat Islam Kecam Komika McDanny yang Diduga Lecehkan Agama dan Hina Habib Rizieq

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?