Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Penyintas Keracunan Minyak Goreng Massal 1981 Mengancam Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2021 07:16 7:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Oktober 2021 07:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sejumlah penyintas keracunan massal tahun 1981 di Spanyol menggelar aksi protes di galeri seni tersohor di Madrid El Prado 

Aktivis dari organisasi Seguimos Viviendo (“Kami Masih Hidup”) berpose bersama di depan karya-karya seni yang dipamerkan di museum hari Selasa (19/10/2021), lapor Euronews.

Organisasi itu merupakan wadah para penyintas keracunan minyak goreng canola empat dekade silam yang dialami oleh ribuan warga Spanyol.

Anggota Seguimos Viviendo mengunci diri di museum tersebut dan mengancan akan bunuh diri apabila tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Kami tidak ingin lagi dipermalukan dan ditelantarkan,” bunyi pernyataan yang diunggah Seguimos Viviendo di Twitter.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Asosiasi itu meminta bertemu dengan Perdana Menteri Pedro Sánchez, serta menuntut penambahan dana pemerintah untuk menutup biaya pengobatan korban-korban yang selamat dari keracunan massal itu.

Cadena SER mempublikasikan sebuah foto yang menunjukkan enam pengunjuk rasa, salah satunya berkursi roda, berpose di depan “Las Meninas”, sebuah lukisan terkenal karya seniman terkenal Spanyol Diego Velázquez.

Museum El Prado mengkonfirmasi kepada Euronews bahwa pengunjuk rasa itu telah disingkirkan dari galeri seni tersebut oleh petugas sekuriti pada hari Selasa tidak lama setelah memulai aksinya.

Demonstrasi itu dilakukan 40 tahun setelah Spanyol berjanji akan memberikan sokongan kepada para korban keracunan massal tersebut.

Ribuan warga mengalami gangguan paru-pari dan lainnya menderita penyakit yang tidak dapat disembuhkan setelah mengkonsumsi rapeseed oil atau canola oil.

Minyak canola yang telah diproses itu diimpor dari Prancis untuk keperluan industri, tetapi justru dijual ke masyarakat untuk konsumsi dalam jerigen-jerigen plastik di kaki lima di berbagai daerah di seluruh Spanyol.

Hampir 5.000 orang diyakini meninggal dunia akibat keracunan minyak goreng itu, sementara lebih dari 20.000 mengalami efek samping.

Lebih dari 18.500 warga sudah menerima kompensasi, meskipun banyak yang masih menuntut bantuan finansial dari pemerintah.

Pada Maret 1987, tiga belas pekerja pabrik didakwa oleh Mahkamah Agung Spanyol dan diganjar hukuman penjara antara enam dan 20 tahun dalam kasus keracunan minyak goreng tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:keracunanminyak canolaseguimos viviendoSpanyol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tak Jemu Berbuat Baik
Tulisan selanjutnya RSIH Palestina DMI Percayakan MUI Bantuan Rp 1 M untuk Pembangunan RSIH Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?