Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amnesty International Akan Angkat Koper Tinggalkan Hong Kong

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2021 16:06 4:06 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2021 16:06
Bagikan
The office entrance to Amnesty International is seen in Hong Kong on October, 2021, as the Human Rights organisation announces it will be closing its offices by the end of 2021 citing Beijings enacted national security law as a reason. (Photo by ISAAC LAWRENCE / AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi peduli hak asasi manusia Amnesty International hari Senin (25/10/2022) mengatakan bahwa pihaknya  berencana menutup kantor-kantornya yang berada di Hong Kong akhir tahun ini disebabkan bahaya yang dihadapi stafnya menyusul pemberlakuan UU keamanan nasional buatan Beijing yang diberlakukan di wilayah otonomi China tersebut.

“Keputusan ini, yang dibuat dengan berat hati, didorong oleh UU keamanan nasional Hong Kong, yang menyulitkan bagi organisasi-organisasi HAM di Hong Kong untuk bekerja secara bebas tanpa khawatir adanya tindakan balasan serius dari pemerintah,” kata Anjhula Mya Singh Bais, pimpinan dewan pengurus Amnesty, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW. 

“Hong Kong telah lama menjadi basis regional yang ideal bagi organisasi masyarakat sipil internasional, tetapi penargetan baru-baru ini terhadap kelompok-kelompok hak asasi manusia dan serikat pekerja lokal mengisyaratkan intensifikasi kampanye pihak berwenang untuk membersihkan kota itu dari semua suara yang berbeda [dengan pemerintah],” kata AI dalam sebuah pernyataan. “Semakin sulit bagi kami untuk tetap beroperasi di lingkungan yang tidak stabil seperti itu.”

Dengan menggunakan undang-undang keamanan baru yang mulai berlaku pada Juli 2020, pihak berwenang telah menyumpal perbedaan pendapat di kota itu, secara efektif mengakhiri status luar biasa Hong Kong di bawah prinsip “Satu negara, dua sistem” yang disepakati ketika Hong Kong dikembalikan ke China oleh Inggris dan berubah status menjadi Wilayah Administratif Khusus China pada tahun 1997.

Amnesty mengatakan kantornya di Hong Kong yang menangani hak asasi manusia dan kampanye di kota itu akan ditutup pada 31 Oktober dan kantor keduanya yang bertugas melakukan penelitian dan advokasi di seluruh Asia Timur dan Tenggara serta Pasifik akan ditutup pada akhir 2021.*

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab
Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty InternationalchinaHong Kong
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Putri Orang Terkaya Di Dunia Masuk Islam?
Tulisan selanjutnya Mayoritas Publik Dukung Jokowi Lakukan Reshuffle

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Berita
18 Juli 2026 10:48
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?