Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

12 Negara Eropa Kecam Pembangunan 3.000 Pemukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2021 17:45 5:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Oktober 2021 19:30
Bagikan
Uni Eropa Taliban
Kantor pusat Uni Eropa di Brussels, Belgia.
Bagikan

Hidayatullah.com— Palestina telah mengutuk langkah penjajah ‘Israel’ untuk menyetujui pembangunan lebih dari 3.000 pemukiman ilegal baru untuk pendatang Yahudi di wilayah pendudukan Tepi Barat. Berdasarkan laporan Reuters, seorang pejabat pertahanan ‘Israel’ memberi tahu Komite Perencanaan Administrasi Sipil ‘Israel’ memberikan persetujuan akhir untuk membangun 1.800 unit tempat tinggal dan dukungan awal untuk pembangunan 1.344 unit tempat tinggal lainnya di Tepi Barat.

Menurut Al Jazeera, organisasi non-pemerintah (LSM) ‘Israel’ Peace Now juga mengkonfirmasi persetujuan proyek pembangunan pemukiman ilegal. Persetujuan tersebut bertentangan dengan kritik keras yang dilontarkan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden terhadap proyek semacam itu.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak masyarakat internasional untuk mengambil “sikap tegas” atas keputusan ‘Israel’. Pemukiman di provinsi Pales yang terjajah jelas ilegal menurut hukum internasional dan sebagian besar komunitas internasional.

Namun, ‘Israel’ terus-menerus memperluas permukimannya hingga membuat solusi dua negara yang didukung secara internasional semakin mustahil untuk dicapai. Sementara itu, juru bicara gerakan Hamas, Hazem Qassem, menggambarkan persetujuan tersebut sebagai ‘mengkonfirmasi perilaku perluasan pemukiman yang ada di semua rezim Zionis’.

“Kami mendesak Otoritas Palestina (PA) dan semua pihak internasional untuk mengambil tindakan dan menghentikan tindakan ‘Israel’ dalam memperluas permukiman ilegal di tanah kami,” katanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Konflik AS-’Israel’

Sementara itu, Mahmoud Abbas menggambarkan keputusan itu sebagai ‘pesan penghinaan terhadap upaya pemerintah AS’. ‘Israel’ secara agresif memulai proyek pemukiman ilegal  Yahudi selama era pemerintahan Presiden AS Donald Trump dengan menyetujui rencana pembangunan lebih dari 12.000 pemukiman ilegal, tahun lalu.

Menurut Peace Now, ini adalah jumlah tertinggi sejak organisasi tersebut mulai mengumpulkan data pada 2012. Keputusan ‘Israel’ untuk mengejar rencana untuk membangun pemukiman ilegal juga menyebabkan keretakan dengan kekuatan Eropa dan AS.

Kamis lalu, Jerman dan 11 negara Eropa lainnya mendesak ‘Israel’ untuk membatalkan keputusan tersebut. Dalam pernyataan bersama, kementerian luar negeri Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia, Polandia, Spanyol, dan Swedia menyuarakan penentangan keras mereka terhadap kebijakan perluasan permukiman di seluruh wilayah Palestina yang diduduki.

Pernyataan negara Eropa itu muncul setelah Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken keberatan dengan rencana penempatan selama panggilan telepon dengan Menteri Pertahanan ‘Israel’ Benny Gantz.  Baru-baru ini, Departemen Luar Negeri AS menyuarakan keprihatinannya tentang rencana ‘Israel’ untuk memperluas permukiman baru termasuk di Tepi Barat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Eropaisraelpemukiman ilegalyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya SingHealth Rancang Jilbab Khusus Nakes Muslimah Singapura
Tulisan selanjutnya Perusahaan Start-up Melayu Tarik Jutaan Dolar dari Penyedia Modal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?