Hidayatullah.com—Pemerintah Zimbabwe akan menanggung biaya pemakaman delapan tetua gereja yang tewas tenggelam di sungai di bagian tengah negeri itu akhir pekan kemarin.
Nathan Nkomo, direktur badan penanggulangan bencana Zimbabwe, mengatakan kedelapan rohaniwan gereja itu tewas saat berlomba mengambil sebuah tongkat dari sungai Mazowe di Rushinga sekitar 300 km (186 mil) arah timur laut dari ibukota Harare.
Kompetisi itu untuk menentukan siapa di antara mereka yang akan membaptis jemaat.
Delapan orang tenggelam, dua diselamatkan dan tidak ada yang berhasil mengambil tongkat itu, kata Nkomo seperti dilansir BBC Selasa (2/11/2021).
Dia mengatakan bahwa kasus seperti ini jarang terjadi dan memperingatkan semua orang agar mengambil pelajaran dari tragedi itu.
Seorang anggota sekte keagamaan yang populer itu mengatakan kepada surat kabar milik pemerintah setempat bahwa ritual itu telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya tanpa ada insiden.
Korban peristiwa mengenaskan itu semuanya adalah pria yang berusia antara 21 dan 50 tahun.
Keluarga mereka akan diberikan bantuan pemakaman dalam bentuk uang tunai, peti mati, makanan, dan bahan bakar untuk mengangkut jenazah.
Mereka adalah anggota sekte Vadzidzi VaJeso Apostolic yang memadukan kepercayaan Kristen dan ajaran tradisional setempat.*