Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Turki Tangkap Tersangka Otak Pembunuhan Presiden Haiti Jovenel Moïse

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 November 2021 17:54 5:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 November 2021 17:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pihak berwenang Turki telah menahan seorang pria yang dianggap tersangka “otak” kasus pembunuhan presiden Haiti Jovenel Moïse, kata Menteri Luar Negeri Haiti Claude Joseph.

Tersangka itu, Samir Handal, seorang pengusaha, diringkus di bandara Istanbul pada Senin pagi (15/11/2021), ketika dia tiba dengan penerbangan transit dari Amerika Serikat menuju Yordania, lapor kantor berita Anadolu seperti dilansir The Guardian Selasa (16/11/2021).

Penangkapannya diumumkan kemudian oleh otoritas di Haiti ada hari yang sama.

Moïse seorang pengusaha yang menduduki ke kursi presiden Haiti pada 2017, tewas dalam usia 53 tahun di rumah pribadinya dalam serangan bersenjata oleh sekelompok orang tidak dikenal. Istrinya terluka dalam serangan itu.

“Saya baru saja melakukan pembicaraan telepon dengan menteri Turki, kawan saya Mevlüt Çavuşoğlu, untuk mengucapkan terima kasih kepada Turki atas penahanan Samir Handal, salah satu orang yang penting dalam investigasi kasus pembunuhan presiden,” cuit Joseph di Twitter. Dia tidak menjelaskan apakah Haiti akan meminta orang tersebut diekstradisi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Laporan Anadolu menyebutkan bahwa Handal merupakan salah satu orang yang diburu Interpol. Dia diperiksa oleh aparat dari pengadilan, yang mengeluarkan surat perintah penahanan sementara selama 40 hari atas permintaan Kementerian Kehakiman Turki. Dia ditahan di penjara Maltepe di Istanbul.

Sekelompok serdadu bayaran asal Kolombia yang berhasil diringkus aparat Haiti, menjadi tersangka utama pembunuhan. Namun, sampai saat ini belum ada orang yang resmi didakwa atau divonis bersalah dalam kasus tersebut.

Sejauh ini lebih dari 40 tersangka ditahan berkaitan dengan kasus pembunuhan Moïse, termasuk 18 bekas tentara Kolombia dan beberapa anggota kepolisian Haiti.

Otoritas Kolombia mengatakan bahwa sebagian besar dari mantan prajurit negaranya itu tidak mengetahui pasti apa maksud dari operasi yang mereka lakukan itu. Pada bulan Oktober, seorang pria Kolombia lain ditangkap di Jamaika.

Pembunuhan Moïse memperburuk instabilitas politik Haiti. Tak lama setelah pembunuhan itu, pada bulan Agustus Haiti diguncang gempa besar bermagnitudo 7,2 yang menewaskan lebih dari 2.200 jiwa. Sejak itu, kejahatan oleh geng kriminal semakin merajalela dan kondisi negara bertambah buruk dengan kelangkaan BBM.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HaitiJovenel MoïsepembunuhanpresidenTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rusia Izinkan Pfizer Uji Klinik Obat Antiviral Covid-19
Tulisan selanjutnya Soal Pro-Kontra Permendikbudristek 30, Fraksi PAN Desak Pemerintah Dengar Masukan Ormas Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?