Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Taliban Larang Wanita Tampil dalam Drama TV, Wajibkan Penyiar Wanita Berkerudung

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 November 2021 16:52 4:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 November 2021 16:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Wanita dilarang tampil dalam drama televisi di Afghanistan berdasarkan aturan baru yang dibuat pemerintah Taliban.

Wartawan dan presenter wanita juga diperintahkan untuk mengenakan jilbab ketika tampil di depan layar. Tidak dijelaskan kerudung macam apa yang harus digunakan. 

Para reporter melaporkan sebagian aturan tidak jelas dan menimbulkan banyak interpretasi.

Selama pemerintahan Taliban sebelumnya di era 1990-an, perempuan dilarang menempuh pendidikan dan bekerja.

Aturan terbaru yang dibuat Taliban, yang disosialisasikan lewat saluran-saluran televisi di Afghanistan, mencakup delapan ketentuan baru.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Film yang bertentangan dengan syariah, hukum dan nilai-nilai budaya Afghanistan dilarang. Demikian pula yang menampilkan bagian intim tubuh pria.

Pertunjukan komedi dan hiburan yang menghina agama atau mungkin dianggap menyinggung warga Afghanistan juga dilarang.

Film asing yang mempromosikan nilai-nilai budaya asing tidak boleh ditayangkan.

Saluran televisi Afghanistan saat ini kebanyakan menayangkan drama asing dengan pemeran utama wanita.

Seorang anggota sebuah organisasi jurnalis di Afghanistan, Hujjatullah Mujaddedi, mengatakan pengumuman pembatasan baru itu tidak terduga, lansir BBC Ahad (21/11/2021).

Dia mengatakan kepada BBC bahwa beberapa aturan tidak praktis dan jika diterapkan, lembaga penyiaran mungkin terpaksa ditutup.

Sebelum ini, Taliban memerintahkan anak perempuan dan wanita muda untuk tinggal di rumah dan tidak bersekolah, menjadikan Afghanistan satu-satunya negara di dunia yang melarang setengah penduduknya mendapatkan pendidikan.

Walikota Kabul juga menyuruh pegawai wanita untuk tinggal di rumah, kecuali pekerjaan mereka tidak dapat digantikan oleh pria.

Taliban mengklaim bahwa larangan wanita untuk bekerja dan anak perempuan bersekolah berlaku “sementara” dan guna memastikan semua tempat kerja dan lingkungan belajar “aman” bagi mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistankerudungperempuanTalibanwanita
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya mengusap wajah setelah berdoa Mengusap Wajah Setelah Berdoa Amalan Salaf Shalih
Tulisan selanjutnya kebijakan baru umrah Menag Yaqut: Umat Islam di Indonesia Rindu Ibadah Haji dan Umroh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Berita
3 Juni 2026 06:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?