Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Rombongan Misionaris Amerika yang Diculik di Haiti Sudah Dilepaskan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2021 18:56 6:56 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2021 18:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dua belas orang tersisa dari 17 orang rombongan misionaris Amerika yang diculik oleh geng kriminal di Haiti pada bulan Oktober sudah dilepaskan.

Organisasi Kristen berbasis di Ohio, Amerika Serikat, yang mengirim mereka 

Christian Aid Ministries mengkonfirmasi berita di situs webnya, lansir BBC Jumat (17/12/2021).

Lima sandera telah dibebaskan dalam beberapa pekan sebelumnya.

Rombongan itu terdiri dari 16 warga Amerika Serikat dan seorang warga Kanada. Lima adalah pria dan tujuh orang merupakan wanita yang berusia antara 18 sampai 48 tahun. Sisanya anak-anak berusia di bawah 15 tahun (termasuk seorang bayi). Mereka diculik oleh geng kriminal setempat ketika dalam perjalanan pulang dari sebuah panti asuhan yang merupakan proyek garapan organisasinya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kendaraan bus yang mereka tumpangi dicegat di tengah jalan utama di kota kecil Ganthier, sebelah timur ibukota Port-au-Prince. Sopir mereka yang merupakan orang Haiti juga diculik.

Ketika rombongan itu diculik pada 16 Oktober, koran The Washington Post melaporkan bahwa salah satu korban sempat mengirimkan pesan lewat WhatsApp untuk meminta tolong.

“Mohon doanya untuk kami!! Kami disandera, mereka menculik sopir kami. Berdoa berdoa berdoa. Kami tidak tahu ke mana mereka membawa kami,” bunyi pesan itu.

Geng kriminal itu, yang dikenal dengan nama 400 Mazowo, menuntut tebusan uang $1 juta untuk masing-masing 17 orang yang diculiknya.

Dua orang dilepaskan pada bulan November, dan tiga lainnya pada awal Desember, tetapi identitas mereka tidak diungkapkan.

Setelah dua bulan disekap, semua anggota rombongan misionaris itu akhirnya dilepaskan. Pembebasan mereka menyusul negosiasi yang dilakukan selama berminggu-minggu dengan 400 Mazowo, kata jubir kepolisian Gary Desrosiers kepada AFP.

Apakah uang tebusan dibayarkan tidak diketahui, dan tidak jelas apa yang terjadi pada sopir bus rombongan itu.

Geng 400 Mazowo aktif melakukan penculikan untuk membiayai kelompok mereka.

Pada bulan April, anggotanya menculik sekelompok rohaniwan Katolik, yang tidak lama kemudian dilepaskan. Tidak jelas adakah uang tebusan yang dibayarkan kepada geng itu.

Kasus penculikan di Haiti termasuk yang tertinggi di dunia. Di tengah kemiskinan yang meluas, bencana alam bertubi-tubi, konflik politik dan lemahnya pemerintahan serta ompongnya aparat keamanan, geng-geng kriminal menjamur dan merajalela.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Haitikristenmisionarispenculikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Otoritas Belanda: Kalung Anti-5G Bersifat Radioaktif
Tulisan selanjutnya Akmal sjafril liberal Setara Dinilai Intoleran Memaksakan Pandangannya terhadap Makna Toleransi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?