Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tesla Dikritik di AS karena Buka Showroom di Xinjiang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Januari 2022 16:27 4:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Januari 2022 16:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perusahaan mobil listrik Tesla dikritik di Amerika Serikat setelah membuka showroom di Xinjiang.

Perusahaan yang dipimpin oleh miliarder Elon Musk ini membuka showroom di kota Urumqi pada malam tahun baru 2022.

China melakukan perbudakan dan genosida terhadap kelompok minoritas Uighur di wilayah yang kaya sumber daya alam itu.

Senator AS dari Partai Republik Marco Rubio, yang mensponsori RUU yang ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Joe Biden pada bulan Desember yang mengharuskan perusahaan untuk membuktikan bahwa barang yang diimpor dari Xinjiang tidak diproduksi dengan tenaga kerja paksa, berbicara tentang keputusan Tesla membuka gerai pajang di Urumqi itu.

“Perusahaan tak berkebangsaan membantu Partai Komunis China menutupi genosida dan kerja paksa di wilayah tersebut,” kata Rubio lewat Twitter, Selasa (4/1/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Saya akan bicara terus terang: Setiap perusahaan yang melakukan bisnis di Xinjiang terlibat dalam genosida budaya yang terjadi di sana. Tapi tindakan Tesla ini sungguh sangat tercela.” kata Scott Paul, presiden Alliance of American Manufacturing industry, seperti dilansir BBC.

Namun, pembukaan showroom baru Tesla itu disambut luas oleh pengguna platform media sosial Weibo di China.

Seorang pengguna Weibo berkomentar: “Terima kasih telah melebarkan sayap ke Xinjiang, selamat tahun baru!”. Pengguna lain berkata: “Anda tahu, Tesla mendukung pengembangan dan pembangunan Xinjiang, tidak seperti beberapa perusahaan lain.”

Wilayah Xinjiang adalah kampung halaman kebanyakan populasi Muslim Uighur dan China melakukan kerja paksa dan genosida terhadap mereka, serta mendatangkan banyak orang suku mayoritas Han ke sana guna mengubah komposisi demografinya.

Pada Desember 2020, BBC menayangkan liputan investigasi berdasarkan penelitian baru yang menunjukkan China memaksa ratusan ribu kaum minoritas, termasuk Uighur, menjadi pekerja kasar di ladang kapas Xinjiang.

Beijing senantiasa membantah klaim tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatchinashowroomTeslauighurxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Menteri Kehakiman Tunisia Jadi Tersangka Terorisme
Tulisan selanjutnya BlackBerry Suntik Mati Semua Gawainya yang Tidak Menggunakan Android

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Berita
16 Oktober 2026 14:29
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?