Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Guru Prancis Mogok Tuding Presiden Macron Tak Becus Buat Kebijakan Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Januari 2022 20:15 8:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Januari 2022 20:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Guru di Prancis hari Kamis (13/1/2022) melakukan aksi mogok kerja, dengan serikat guru terbesar mengatakan bahwa setengah guru sekolah dasar yang menjadi anggotanya berpartisipasi menuntut kejelasan pemerintah soal kebijakan terkait Covid-19.

Kementerian Pendidikan mengatakan hampir 40 persen guru sekolah dasar pergi meninggalkan kelas. Serikat guru terbesar Snuipp mengatakan 75 persen anggotanya melakukan aksi mogok.

Aksi mogok kerja itu “menunjukkan keputusasaan yang timbul di sekolah-sekolah”, kata Snuipp dalam pernyataan yang dirilis hari Selasa mengumumkan aksi mogok yang akan dilakukan anggotanya.

Para guru mengaku tidak dapat mengajar dengan layak, tidak ada proteksi yang memadai dari coronavirus di tempat kerja mereka dan sering mendengar perubahan-perubahan kebijakan justru lewat media dan bukan dari atasan yang berwenang.

Sementara banyak anak murid yang jatuh sakit dan kesulitan dalam mengkombinasikan antara proses belajar-mengajar jarak jauh dan tatap muka, sekolah bukannya buka sebagaimana mestinya melainkan menjadi “tempat penitipan anak”, kata Snuipp seperti dilansir AFP.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejumlah orangtua yang berbicara kepada AFP di jalan mengaku mendukung aksi mogok yang dilakukan para guru.

“Saya memahami para guru dan posisi mereka … kelas terlalu besar, mereka tidak digaji cukup, kondisi tempat kerjanya juga bukan yang terbaik,” kata Akim Aouchiche yang ditemui di dekat sebuah sekolah di bagian timur laut Paris,” kata warga bernama Alexandra Stojek yang berprofesi sebagai pegawai perpajakan.

Melihat fakta di lapangan antrean panjang di apotek untuk tes Covid-19, pekan ini pemerintah Prancis mengubah kebijakan Covid-19 bagi anak sekolah. Ada pelonggaran aturan bagi pelajar yang sudah pernah terinfeksi coronavirus, kata Perdana Menteri Jean Castex, mengumumkan perubahan kebijakan yang disampaikan dalam berita malam hari Senin.

“Kami mendengar dan membuat perubahan,” kata jubir pemerintah Gabriel Attal kepada para reporter usai rapat kabinet hari Rabu kemarin, memaklumi kekhawatiran pihak orangtua dan para guru.

Kesal dengan aksi mogok yang direncanakan para guru, hari Selasa di layar televisi dengan geram Menteri Pendidikan Education Minister Jean-Michel Blanquer berkata, “Jangan mogok melawan virus”.

Mogok kerja baik skala kecil maupun besar biasa dilakukan oleh para pekerja di Prancis sebagai salah satu cara agar tuntutan mereka dipenuhi atau suara mereka di dengar oleh para pembuat kebijakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aksi mogokcoronaviruscovid-19guruPrancissekolah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhir Maret Nanti Kemenkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lengkap Selesai
Tulisan selanjutnya PKS Akan Dukung RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Asal LGBT dan Perzinahan Dilarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?