Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Australia: Koala Sekarang Termasuk Spesies Terancam Punah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2022 20:23 8:23 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2022 20:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Australia memasukkan koala ke dalam daftar spesies yang terancam punah setelah penurunan drastis jumlah terutama di wilayah bagian timur.

Kehidupan hewan berkantung yang dulu berkembang pesat sekarang dirusak oleh pembukaan lahan, kebakaran hutan, kekeringan, penyakit, dan berbagai ancaman lainnya.

Pemerintah federal mengatakan daftar itu berlaku untuk wilayah Queensland, New South Wales dan the Australian Capital Territory (ACT), lansir BBC.

Koala termasuk dalam kategori “rentan” di tiga wilayah tersebut pada 2012.

Menteri Lingkungan Sussan Ley hari Jumat (11/2/2022) mengatakan aparat terkait akan membiay rencana pemulihan, dan mulai sekarang permohonan pengembangan lahan akan dikaji dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap kehidupan koala.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tahun lalu, penyelidikan oleh New South Wales menemukan koala akan punah di sana pada tahun 2050 kecuali ada tindakan segera.

Diperkirakan karhutla Black Summer pada tahun 2019-2020 menewaskan 5.000 koala dan memengaruhi 24% habitat mereka di wilayah New South Wales saja.

Kelompok konservasi koala Australia mengatakan saat ini koala liar hanya sekitar 50.000 ekor saja.

“Koala yang awalnya tidak ada dalam daftar menjadi termasuk spesies rentan kemudian terancam punah hanya dalam kurun satu dekade saja. Ini merupakan penurunan cepat yang sangat mengejutkan,” kata ilmuwan konservasi Stuart Blanch dari WWF-Australia.

Kalangan ilmuwan memperingatkan bahwa perubahan iklim akan memperparah karhutla dan kekeringan, mengurangi kualitas daun ekaliptus yang merupakan makanan pokoknya.

Koala juga ditemukan di wilayah South Australia dan Victoria tetapi jumlahnya menurun secara nasional, menurut kelompok konservasi tersebut.* 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiakoalakonservasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Merindukan Hati yang Bersih
Tulisan selanjutnya Anies Resmikan Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani Bareng Rais Aam PBNU

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

vape covid
Berita

Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Berita
31 Mei 2026 02:22
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?