Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arundhati Roy: Nasionalisme Hindu dan Fasisme Modi akan Hancurkan India Berkeping-keping

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Februari 2022 23:36 11:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 14 Februari 2022 07:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Penulis esai peraih penghargaan bergengsi The Man Booker Prize Arundhati Roy mengatakan nasionalisme Hindu dapat memecah India menjadi potongan-potongan kecil, seperti yang telah terjadi sebelumnya dengan Yugoslavia dan Rusia, tetapi menambahkan bahwa pada akhirnya orang-orang India akan menolak apa yang dia sebut sebagai Narendra Modi dan fasisme BJP.

Dalam sebuah wawancara dengan The Wire, Arundhati Roy mengatakan situasi saat ini di negara itu (India, red) “sangat menyedihkan” tetapi dia percaya ada tanda-tanda bahwa masyarakat India memanjat keluar dari ‘lubang’ yang mereka alami. Roy mengatakan dia memiliki keyakinan pada warga India dan percaya bahwa negara itu akan keluar dari terowongan gelap yang ada di dalamnya.

Roy membandingkan dampak nasionalisme Hindu di India dengan upaya memasukkan lautan ke dalam botol Bisleri. Apa yang telah kita lakukan terhadap demokrasi? Kita telah mengubahnya  menjadi apa? Apa yang terjadi…ketika (demokrasi) itu telah dilubangi dan dikosongkan maknanya? Apa yang terjadi ketika masing-masing institusinya telah bermetastasis menjadi sesuatu yang berbahaya?”

Watch : Gates being closed on the future of these students in Kundapura govt college. pic.twitter.com/g1CzWVDyTk

— Deepak Bopanna (@dpkBopanna) February 3, 2022

Rangkaian pertanyaan kedua berkaitan dengan negara itu saat ini. “Selama lima tahun terakhir, India telah membedakan dirinya sebagai negara tanpa pengadilan. Muslim dan Dalit telah dicambuk di depan umum dan dipukuli sampai mati oleh massa Hindu main hakim sendiri di siang hari bolong, dan ‘video hukuman mati’ kemudian diunggah ke YouTube dengan gembira.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lebih penting lagi dia berkata “Infrastruktur fasisme sedang menatap wajah kita…namun kita ragu untuk menyebutnya dengan namanya”. Dalam wawancara dengan The Wire , Roy juga menyinggung tentang Kashmir.

Dia menjelaskan apa yang dia maksud ketika dalam Ceramah Peringatan Jonathan Schell baru-baru ini yang mengatakan tentang orang-orang Kashmir. “Mengapa mereka ingin menjadi bagian dari India? Untuk alasan duniawi apa? Jika kebebasan adalah apa yang mereka inginkan, kebebasan adalah apa yang seharusnya mereka miliki,” katanya.

Roy juga menjelaskan cara dia melihat hubungan antara Kashmir dan seluruh India ketika dia mengatakan: “Kashmir mungkin tidak mengalahkan India, tetapi akan memakan India”. Pendapat ini juga diamini oleh salah satu tokoh dalam bukunya The Ministry of Utmost Happiness, Musa Yeswi, yang mengatakan hal yang sangat mirip.

“Suatu hari Kashmir akan membuat India hancur sendiri dengan cara yang sama… Anda tidak menghancurkan kami, Anda membangun kami. Dirimu sendirilah yang kamu hancurkan.”

Ketika ditanya oleh The Wire apakah maksudnya adalah bahwa bel yang berdentang di Kashmir benar-benar berdentang untuk India, Arundhati Roy dengan jelas setuju dan menjelaskan alasannya. Dia mengatakan cara nilai-nilai, prinsip, komitmen konstitusional India dirusak oleh perilaku (pemerintah) di Kashmir pada akhirnya akan merusak dan menghabiskan seluruh negara itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Arundhati RoyBJPfasismeHinduIndiaKontroversi Jilbab IndiaNarendra Modi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Toleransi Islam kepada Non-Muslim
Tulisan selanjutnya Silaturrahim Menghapus Dosa, Mendatangkan Rezeki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?