Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Boikot Israel, Atlet Motosurf Kuwait Mengundurkan Diri dari Turnamen

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 8 Maret 2022 11:01 11:01 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 8 Maret 2022 11:01
Bagikan
boikot israel
Bagikan

Hidayatullah.com — Atlet motosurf Kuwait Abdul Razzaq Al-Baghli mengundurkan diri dari Kejuaraan Motosurf Internasional Emirates karena tidak ingin bersaing dengan atlet dari Zionis ‘Israel’. Keputusan itu sebagai bentuk boikot terhadap entitas Zionis ‘Israel’.

Tiga puluh empat atlet dari berbagai negara ikut serta dalam kejuaraan yang dimulai pada Sabtu di ibukota UEA, Abu Dhabi.

Dalam video yang dibagikan di media sosial, Al-Baghli menjelaskan bahwa keputusannya untuk mundur dari turnamen olahraga air itu sesuai dengan sikap Kuwait yang “selalu mendukung perjuangan Palestina”.

https://twitter.com/kwt_ns/status/1500536685741940739?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1500536685741940739%7Ctwgr%5E%7Ctwcon%5Es1_&ref_url=https%3A%2F%2Fwww.middleeastmonitor.com%2F20220307-kuwait-motosurf-player-quits-uae-comp-to-avoid-israel-opponent%2F

Tariq Al-Shaya, anggota Komite Koordinasi Tertinggi Kuwait untuk Anti-Zionisme dan Normalisasi, memuju keputusan olahragawan tersebut: “Keputusan Al-Baghli adalah sikap yang akan diukir dalam catatan sejarah dengan huruf emas.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pengusiran penjajahan Zionis dimulai dengan isolasi internasional, yang telah dilakukan oleh atlet Kuwait dalam kompetisi tim dan individu.”

Seluruh atlet Kuwait boikot ‘Israel’

“Pesan yang disampaikan seluruh atlet Kuwait di semua bidang (olahraga) adalah bahwa Palestina akan bertahan, penjajahan kalian akan runtuh, dan Yerusalem akan tetap menjadi ibu kota Palestina untuk selamanya,” ujar Al-Shaya.

Anggota Majelis Nasional Kuwait, Ahmed Al-Hamad, menambahkan bahwa mundurnya Al-Baghli dari kompetisi motosurf “menegaskan keyakinan kami pada pemuda Kuwait kami, yang sadar akan sikap negara mereka.”

“Keputusan Al-Baghli menunjukkan sikap Kuwait yang tegas dan kuat terhadap entitas Zionis – itu adalah jawaban langsung kepada semua orang yang menuntut normalisasi sebelum dipulihkannya hak-hak rakyat Palestina,” tandas Ahmed.

Al-Baghli bergabung dalam daftar atlet Kuwait yang lakukan boikot dan menolak menghadapi lawan ‘Israel’. Baru-baru ini, petenis berusia 14 tahun, Muhammad Al-Awadi, mengundurkan diri dari turnamen internasional yang diadakan di Uni Emirat Arab.

Israel menggunakan event olahraga dan budaya yang digelar secara internasional sebagai sarana sportwashing pelanggaran hak asasi manusianya.

Sportwashing adalah praktik individu, kelompok, perusahaan, atau negara-bangsa yang menggunakan olahraga untuk meningkatkan reputasi mereka yang tercoreng, melalui penyelenggaraan acara olahraga, pembelian atau sponsor tim olahraga, atau dengan partisipasi dalam olahraga itu sendiri.

Atlet Arab lainnya telah mengambil sikap publik yang berbeda terhadap normalisasi hubungan dengan kedok diplomasi dalam sportivitas.

Tahun lalu, pecatur Mauritania, Abdel Rahim Al-Talib Muhammad, mengundurkan diri dari Piala Dunia Junior setelah dia akan menghadapi pemain ‘Israel’.

Judoka Aljazair Fethi Nourine mengundurkan diri dari nomor 73kg putra di Olimpiade Tokyo setelah dia tahu dia harus menghadapi atlet ‘Israel’ Tohar Butbul di babak kedua.

Kuwait mempertahankan sikap yang konsisten dalam menentang normalisasi dengan Zionis ‘Israel’. Pada tahun 2020, setelah Perjanjian Abraham ditandatangani antara Israel dan negara-negara Teluk, UEA dan Bahrain, 37 anggota parlemen Kuwait mendesak pemerintah mereka untuk mengutuk langkah tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Boikot Divestasi dan SanksipalestinaZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid di AS yang Ramah Pengunjung, Anak-anak Bisa Main Pingpong dan PS4
Tulisan selanjutnya Pernikahan beda agama di semarang Pernikahan Beda Agama di Semarang Viral, Perempuan Berhijab Dinikahi Pria Katolik di Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?