Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PM Jamaika ke Pangeran William: Negeri Kami Ingin Independen

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Maret 2022 10:26 10:26 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Maret 2022 10:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Perdana Menteri Jamaika Andrew Holness mengatakan kepada Pangeran William dan istrinya Kate Middleton bahwa negaranya ingin menjadi “independen” dan mengatasi masalah yang “belum terselesaikan”, sehari setelah unjuk rasa menuntut Kerajaan Inggris untuk membayar ganti rugi atas perbudakan yang dilakukannya semasa penjajahan.

Pasangan kerajaan itu tiba di Jamaika pada hari Selasa sebagai bagian dari tur selama seekan ke bekas koloni-koloni Inggris di Karibia, tetapi menghadapi pertanyaan publik tentang legasi Kerajaan Inggris.

Dalam pidatonya kemudian di hari Rabu (23/3/2022), Pangeran William tidak menyinggung seruan untuk menyingkirkan neneknya, Ratu Elizabeth, sebagai kepala negara kecil itu.

Kunjungan pasangan muda Kerajaan Inggris itu dilakukan setelah Barbados memutuskan menjadi sebuah republik hampir empat bulan silam, dengan mencoret Ratu Elizabeth dari jabatan kepala negara, langkah yang ingin ditiru oleh Jamaika.

“Ada sejumlah masalah di sini yang seperti yang Anda ketahui belum terselesaikan,” kata Holness saat sesi pemotretan dengan William dan Kate, seperti dilansir Reuters Kamis (24/3/2022).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Namun, Jamaika adalah – seperti yang Anda – lihat merupakan negara yang sangat bangga … dan kami terus maju. Dan kami bermaksud… untuk memenuhi ambisi kami yang sebenarnya untuk menjadi negara yang mandiri, berkembang sepenuhnya, dan sejahtera.”

Puluhan orang berkumpul pada hari Selasa di luar gedung British High Commission di Kingston, menyanyikan lagu tradisional Rastafaria dan memegang spanduk dengan kalimat “seh yuh sorry” – ungkapan patois lokal yang mendesak Inggris untuk meminta maaf.

Dalam pidato di kediaman gubernur jenderal yang dihadiri oleh Holness dan pejabat tinggi lainnya, William juga tidak menyampaikan permintaan maaf atas perbudakan, meskipun dia mengatakan dia setuju dengan pernyataan ayahnya bahwa “kekejaman mengerikan dari perbudakan selamanya menodai sejarah kita”.

William, pewaris kedua takhta Inggris, juga mengungkapkan “penyesalan mendalam” terhadap institusi perbudakan, yang menurutnya seharusnya tidak pernah ada.

Para pejabat Jamaika sebelumnya mengatakan pemerintah sedang mempelajari proses reformasi konstitusi untuk menjadi republik. Para ahli mengatakan prosesnya bisa memakan waktu bertahun-tahun dan akan membutuhkan referendum.

Pemerintah Jamaika mengatakan tahun lalu akan meminta kompensasi kepada Inggris karena mengangkut secara paksa sekitar 600.000 orang Afrika untuk bekerja di perkebunan tebu dan pisang yang menciptakan kekayaan bagi orang-orang Inggris pemilik budak.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:barbadosindependeninggrisJamaikakaribiaPangeran WilliamRatu ELizabethrepublik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya kuil hindu terbesar dunia Keluarga Muslim Donasikan Tanahnya untuk Pembangunan Kuil Hindu Terbesar di Dunia
Tulisan selanjutnya Saling Bersaudara, Ciri Masyarakat Madani

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?