Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kelompok Radikal Hindu Serang Penjual Daging Muslim, Dulu Ciptakan Isu ‘Jihad Cinta’, kini Kampanyekan ‘Jihad Ekonomi’

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 April 2022 23:50 11:50 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 April 2022 23:37
Bagikan
Organisasi garis keras Hindutva menyerang penjual daging Muslim. Setelah jilbab, kini mereka menarget penjual daging halal
Bagikan

Hidayatullah.com—Organisasi radikal Hindu, menyerang penjual daging Muslim, kutip thewire.in. Setelah melarang jilbab,  kini India menarget penjual daging halal.

Di tengah meningkatnya ketegangan komunal, satu spanduk seruan boikot ekonomi kepada umat Islam muncul selama festival keagamaan 12 hari dipasang di desa Aldur di distrik tersebut. Poster bertuliskan seruan larangan pedagang Muslim ikut pameran Hindu, sementara poster lainnya juga terlihat di Karnataka, di distrik.

Insiden serupa pertama terjadi di Shivamogga, dimana sejumlah besar kekejaman anti-Muslim terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

Panitia penyelenggara Kote Marikamba Jatra (festival yang diadakan di Shivamogga) terpaksa melarang umat Islam mendirikan kios di acara festival tersebut. Panitia penyelenggara festival lima hari yang dimulai pada 22 Maret itu akhirnya menyerah pada tekanan para pemimpin dan kelompok radikal, Hindutva.

Di ​​tengah boikot pedagang Muslim di seluruh negara bagian India yang dipimpin oleh aktivis radikal Hindu, Bajrang Dal menyerang seorang penjual daging Muslim di distrik Shivamogga Karnataka. Lima pria ditangkap dalam peristiwa ini.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bajrang Dal adalah organisasi militan nasionalis Hindu yang membentuk sayap pemuda Parishad Hindu Vishva. Ini adalah anggota sayap kanan Sangh Parivar, ideologi organisasi ini didasarkan pada Hindutva, yang dikenal anti-Islam.

Setelah larangan hijab di institusi pendidikan dan pedagang Muslim diboikot dari festival kuil, kelompok garis keras Hindu di Karnataka kini tengah menyasar isu daging ‘halal’.

Halal, dalam bahasa Arab berarti diperbolehkan. Daging halal adalah daging yang dipotong sesuai dengan hukum Islam dan meskipun dijual untuk dikonsumsi oleh Muslim.

Namun tidak sedikit kalangan non-Muslim di seluruh India juga membeli daging dari toko ‘halal’ .

Namun, pada saat merayakan festival pada hari setelah Ugadi, sebagian umat Hindu menyiapkan pesta non-vegetarian – Indian Express melaporkan bahwa penjualan daging biasanya berlipat ganda saat ini – lembaga dibawah Hindutva telah meningkatkan permintaan untuk melakukan kampanye melarang daging ‘halal’.

Bajrang Dal, Vishwa Hindu Parishad dan kelompok Hindu lainnya telah menjalankan kampanye dari pintu ke pintu meminta warga untuk tidak mengkonsumsi daging halal. Mereka juga telah membagikan selebaran menolak daging halal.

Menurut laman siasat, dilaporkan bahwa panitia festival dipaksa untuk membagikan tender kepada kelompok Hindutva karena para pemimpin BJP, Bajrang Dal dan Vishwa Hindu Parishad telah menuntut agar tidak ada Muslim yang diizinkan mendirikan toko selama acara.

Partai Bharatiya Janata (BPJ) yang berkuasa telah menawarkan dukungan secara diam-diam kepada gerakan radikal tersebut. Sekjen BJP CT Ravi pada hari Selasa, (29/3/2022)  lalu bahkan menyebut makanan halal sebagai “jihad ekonomi” .

Sehari setelah itu, Ketua Menteri Karnataka Basavaraj Bommai, pada 30 Maret, mengatakan pemerintah negara bagian akan menyelidiki “keberatan serius” atas daging halal. “Kita harus belajar secara utuh, karena tidak ada sangkut pautnya dengan aturan apapun. Itu adalah praktik yang sedang berlangsung. Sekarang, keberatan serius telah diajukan mengenai hal itu. Kami akan memeriksanya,” kata Bommai.

Members of the militant Hindutva group 'Bajrang Dal' patrolled the streets of Bangalore telling Hindu vendors to boycott Muslim-owned businesses. Economic boycotts are the latest tool of Hindutva organisations to ethnically cleanse India of Muslims. pic.twitter.com/BMUxlRamoC

— 5Pillars (@5Pillarsuk) April 1, 2022

Menteri Dalam Negeri Karnataka Araga Jnanendra pada hari Kamis, 31 Maret, mengatakan pemerintah memiliki peran terbatas untuk dimainkan dalam masalah ini, yang “diserahkan kepada kebijaksanaan rakyat.”

Pada hari yang sama seorang penjual daging Muslim telah diserang di Bhadravathi Shivamogga. Kantor berita ANI  mengutip Inspektur Polisi (SP) Shivamogga BM Laxmi Prasad yang mengatakan bahwa “para aktivis Bajrang Dal berdebat dan kemudian menyerang seorang pedagang Muslim” dan laporan atas kasus ini telah didaftarkan.

Insiden serangan terjadi saat anggota Bajrang Dal menentang daging halal. Pengaduan polisi mencatat bahwa para aktivis radikal itu meminta korban untuk menjual daging “non-halal”.

Namun ketika dia mengatakan bahwa daging tersebut belum disiapkan dan perlu disiapkan, para aktivis Hindutva justru memukulinya. Dalam insiden lain di distrik yang sama, polisi mendaftarkan kasus terhadap aktivis Bajrang Dal yang sama karena diduga telah mengancam dan melecehkan seorang pengusaha hotel karena tidak menyajikan daging “non-halal” kepada mereka, demikian lapor ANI.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bajrang DalDaging Halaljihad ekonomimuslim Indiaradikal hindu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pria Tua Jerman Disuntik 90 Kali Demi Menjual Kartu Vaksinasi Covid-19 Palsu
Tulisan selanjutnya 5 Film Palestina yang Wajib Anda Tonton di Netflix

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?