Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tahun Baru Buddha, Junta Militer Myanmar Akan Beri Amnesti Ratusan Tahanan Termasuk Orang Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 April 2022 20:11 8:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 April 2022 20:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Junta militer Myanmar mengumumkan akan memberi amnesti kepada ratusan tahanan, termasuk 42 orang asing, dalam rangka perayaan tahun baru agama Buddha. Namun, tahanan politik kabarnya tidak termasuk.

Junta militer Myanmar hari Ahad (17/4/2022) mengatakan akan membebaskan 1.619 tahanan dari penjara di seluruh negeri untuk menandai tahun baru Buddha, agama resmi negara Myanmar.

Pengumuman bahwa 1.619 tahanan, termasuk 42 orang asing, telah “diampuni” dan akan dibebaskan dan disiarkan di televisi pemerintah. 

Letnan Jenderal Aung Lin Dwe, sekretaris negara junta, menandatangani sebuah pernyataan yang mengumumkan amnesti hari raya itu “guna membawa kegembiraan bagi rakyat dan mengatasi masalah kemanusiaan.”

Pemberian amnesti kepada para tahanan dalam rangka perayaan tahun baru Buddha oleh pemerintah Myanmar sudah biasa dan rutin dilakukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun, tidak ada aktivis politik yang dibebaskan dari penjara Insein di Yangon, lapor Reuters seperti dilansir DW.

Seorang tahanan yang dibebaskan dikutip oleh kantor berita AFP mengatakan bahwa “tahanan kasus politik dan pengunjuk rasa tidak termasuk di antara mereka yang dibebaskan.”

Menurut kelompok aktivis Assistance Association of Political Prisoners (AAPP), militer telah menangkap sedikitnya 13.282 orang oposisi dan membunuh 1.756 lawan politiknya sejak kudeta tahun lalu.

Di antara mereka yang ditahan adalah pemimpin pemerintah yang digulingkan Aung San Suu Kyi, yang dibui di ibukota Naypyidaw, dan penasihat ekonominya asal Australia, Sean Turnell, yang berada di penjara Insein di pinggiran Yangon (ibu kota lama Myanmar).

Apa saja dakwaan yang dikenai atas Turnell belum dipublikasikan, meskipun televisi pemerintah mengatakan dia memiliki akses ke “informasi rahasia keuangan negara” dan mencoba kabur dari Myanmar.

Kelompok-kelompok HAM menyuarakan keprihatinan tentang dakwaannya. Kedutaan Australia ditolak akses ke persidangan Turnell pada bulan September.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amnestiBuddhajuntamilitermyanmartahanantahun baru
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menengok Potensi Industri Halal
Tulisan selanjutnya ain jalut Ain Jalut; Meruntuhkan Mitos Kedigdayaan Tartar di Bulan Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?