Hidayatullah.com–Puluhan pemuda Ethiopia terus berdatangan di Kedubes Rusia di ibu kota, Addis Ababa, pada hari Selasa (19/4/2022) menyusul desas-desus tentang adanya perekrutan tentara untuk berperang di Ukraina.
Namun juru bicara kedutaan, Maria Chernukhina, mengatakan tidak ada perekrutan yang dilakukan di Ethiopia, lapor BBC.
Dia mengatakan kerumunan itu menunjukkan solidaritas mereka untuk Rusia.
“Kami kedatangan banyak pengunjung ke kedutaan untuk menyatakan dukungan bagi Rusia,” katanya kepada BBC.
“Sebagian dari mereka memberi tahu kami bahwa mereka bersedia membantu dengan cara apa pun yang mereka bisa. Tapi kami bukan agen perekrutan,” imbuh Chernukhina.
Banyak warga Ethiopia di kedutaan terlihat membawa dokumen pribadi mereka.
Seorang pemuda yang menunggu di pintu masuk mengatakan kepada BBC bahwa dia mencari gaji yang layak sebagai tentara atau untuk dipekerjakan di pekerjaan lain yang tersedia.
“Saya juga suka Rusia,” ujarnya.
Sebagian lain mengatakan mereka mendengar kabar tentang upah tinggi di Rusia.
Ethiopia termasuk di antara negara-negara yang memilih abstain pada resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang invasi Rusia di Ukraina.
Sekitar 17 negara Afrika termasuk Afrika Selatan abstain dari pemungutan suara itu.*