Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kane Tanaka Wanita Jepang Orang Tertua di Dunia Meninggal dalam Usia 119 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 April 2022 20:00 8:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 April 2022 20:00
Bagikan
Kane Tanaka.
Bagikan

Hidayatullah.com– Kane Tanaka seorang wanita Jepang yang resmi tercatat sebagai orang tertua di dunia meninggal dalam usia 119 tahun.

Dilansir BBC Senin (25/4/2022), Kane Tanaka lahir pada tahun 1903, tahun yang sama dengan George Orwell, pada saat Jepang muncul sebagai kekuatan global.

Dia dilahirkan pada tahun yang sama dengan Theodore Roosevelt presiden Amerika Serikat dan Edward VII raja Inggris. 

Pada tahun kelahirannya itu pula Wright Bersaudara melakukan menerbangkan pesawat bermesin pertama yang mereka ciptakan dan balapan sepeda kayuh Tour de France pertama kali digelar.

Di tahun berikutnya, Rusia berperang melawan Jepang, yang menderita kekalahan besar.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tanaka adalah anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Dia menikah pada usia 19 tahun dan menjalankan berbagai bisnis, termasuk toko mie.

Suaminya, yang belum pernah dia temui sebelum hari pernikahan mereka, ikut bertempur dalam Perang Tiongkok-Jepang Kedua pada tahun 1937, sementara putranya bertempur dalam Perang Dunia II dan ditahan sebagai tawanan oleh Uni Soviet.

Tanaka memiliki empat anak. Dia menghabiskan tahun-tahun masa tuanya di panti jompo Jepang, di mana dia menikmati permainan papan dan cokelat.

Selain gemar menyantap makanan manis, dia konon kerap bagun pagi di panti jompo, menghabiskan waktu menggarap matematika dan kaligrafi.

Pada seremoni pengakuan resmi sebagai orang tertua di dunia pada 2019, Tanaka mengatakan dia merasa lebih bahagia dari sebelumnya.

Tanaka seharusnya ambil bagian dalam estafet obor di Olimpiade Tokyo, tetapi pandemi Covid-19 membuatnya tidak bisa melakukan tugas langka itu.

Jepang memiliki populasi lansia terbanyak di dunia. Lebih dari seperempat masyarakat berusia 65 tahun atau lebih. Pola makan, perawatan kesehatan, dan fakta bahwa banyak manula terus bekerja hingga usia lanjut diidentifikasi sebagai alasan di balik harapan hidup yang panjang mereka.

Dengan kematian Tanaka, orang tertua di dunia sekarang adalah Lucile Randon, seorang biarawati Prancis berusia 118 tahun.

Orang tertua yang pernah hidup tetap wanita Prancis Jeanne Louise Calment, yang meninggal dalam usia 122 tahun dan 164 hari pada tahun 1997.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JepangKane Tanakameninggal duniaPranciswanita tertua
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CAIR: Diskriminasi terhadap Islam di Amerika Meningkat 9 Persen pada Tahun 2021
Tulisan selanjutnya RD Kongo Konfirmasi Kematian Kedua Pasien Ebola

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?