Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Payung Mahal Gucci dan Adidas yang Menghebohkan China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Mei 2022 07:35 7:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2022 21:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Payung yang akan dijual di China oleh merk ternama Gucci dan Adidas dengan harga 11.100 yuan (£1.329) menyebabkan protes dan kehebohan karena tidak dapat menahan air hujan.

Protes terhadap “payung matahari” itu viral di platform media sosial China Weibo.

Dalam situs webnya Gucci mengatakan payung itu tidak tahan atau anti air dan dimaksudkan sebagai pelindung dari sinar matahari atau untuk keperluan dekoratif.

Payung itu saat ini sedang dipromosikan secara online menjelang peluncurannya bulan depan.

Tagar di Weibo yang berarti “payung kolaborasi yang dijual dengan harga 11.100 yuan tidak anti air” sejauh ini telah dilihat lebih dari 140 juta kali.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Seorang pengguna menyebut payung itu “pernyataan mode yang sangat besar tetapi tidak bermanfaat”.

“Selama saya miskin, mereka tidak akan bisa menipu saya untuk membeli payung ini,” kata seorang pengguna lain.

Sebagian warganet dapat memahami mengapa produk itu masih menarik minat orang.

“Mereka yang bersedia membayar menggunakan barang-barang mewah untuk menunjukkan harganya,” tulis seorang pengguna. “Mereka tidak peduli dengan kegunaannya.”

Payung tersebut akan dirilis pada 7 Juni sebagai bagian dari koleksi baru merk mewah Gucci dan raksasa pakaian olahraga Adidas.

Gucci dan Adidas tidak segera menanggapi permintaan komentar dari BBC.

Namun, seorang jubir Gucci mengatakan kepada majalah terbitan Beijing, Caijing, bahwa produk tersebut “tidak disarankan untuk digunakan sebagai payung sehari-hari”.

Mereka menambahkan bahwa payung itu memiliki “nilai kolektor yang baik dan cocok untuk digunakan sebagai aksesori harian”.

China merupakan pasar utama bagi merk-merk mewah terkemuka dunia.

Tahun lalu, penjualan barang mewah naik 36% di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu, menurut konsultan Bain & Company.

Bain juga memprediksi China akan menjadi pasar barang mewah terbesar dalam tiga tahun ke depan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adidaschinaGuccipayung
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Izinkan Nasionalis Yahudi Gelar Pawai 29 Mei di Pusat Kota Al-Quds
Tulisan selanjutnya Kelompok Sesat di Pasuruan Bertaubat, Disaksikan oleh MUI

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?