Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dubes Rusia: Korea Utara Bisa Kirim Pekerja untuk Membangun Kembali Donbas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Juli 2022 08:33 8:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Juli 2022 08:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Korea Utara dapat mengirim pekerjanya ke dua wilayah di Ukraina yang dikuasai Rusia, menurut Duta Besar Rusia di Pyongyang.

Dilansir The Guardian Selasa (19/7/2022) dari website berbasis di Seoul NK News, Dubes Alexander Matsegora mengatakan pekerja Korea Utara dapat membantu membangun kembali infrastruktur yang rusak di dua republik yang memproklamasikan kemerdekaan di Donetsk dan Luhansk.

Matsegora mengatakan ada banyak potensi kerja sama ekonomi antara Korea Utara dan kedua republik di Donbas itu, wilayah Ukraina yang berusaha memisahkan diri, meskipun ada sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Dia mengatakan kepada koran Rusia Izvestia dalam sebuah wawancara, menurut NK News, bahwa “para pekerja bangunan Korea yang berkualifikasi tinggi dan pekerja keras, yang dapat mampu bekerja di kondisi yang paling sulit, dapat menggembalikan fasilitas sosial, infrastruktur dan industri kami”.

Komentarnya itu diutarakan beberapa hari setelah Korea Utara menjadi salah satu dari segelintir negara yang mengakui kedua wilayah tersebut, menuduh pemerintah Ukraina menjadi bagian dari sikap “bermusuhan” Washington terhadap Pyongyang.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagai tanggapan, Ukraina yang marah memutuskan hubungan diplomatik dengan Korea Utara dan menuduhnya merusak kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan seruan Rusia ke Korea Utara untuk mendapatkan dukungan itu menunjukkan bahwa Moskow “tidak memiliki sekutu lagi di dunia, kecuali negara-negara yang bergantung padanya secara finansial dan politik.

Ukraina telah menangguhkan kontak politik dan ekonominya dengan Korea Utara sebagai bagian dari sanksi yang dipimpin PBB yang bertujuan menekan Pyongyang untuk menghentikan program rudal nuklir dan balistiknya.

Korea Utara secara tradisional mendapatkan mata uang asing yang sangat dibutuhkan dengan mengirim warganya bekerja di luar negeri. Berdasarkan sanksi PBB, mereka seharusnya telah dipulangkan pada akhir 2019, tetapi sejumlah besar pekerja Korea Utara dilaporkan terus bekerja di Rusia dan China, serta di Laos dan Vietnam.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:DonbasDonetskKorea UtaraLuhanskPyongyangrusia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Habib Rizieq Shihab Bebas Bersyarat
Tulisan selanjutnya Vegetarisme dan Islamofobia Dianggap Penghalang Pertumbuhan Sektor Halal di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?