Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemimpin Tertinggi Imarah Islam Membahas Pendidikan dan Hak-hak Perempuan dengan Ulama

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Agustus 2022 14:48 2:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 Agustus 2022 12:30
Bagikan
Pemimpin Tertinggi Imarah Islam Afghanistan Amirul-Momineen Mawlavi Hebatullah Akhundzada bertemu sejumlah ulama di Kandahar membahas masa depan pendidikan dan hak-hak perempuan di bawah ajaran Islam/The Kabul Times
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemimpin Tertinggi Imarah Islam Afghanistan Amirul-Momineen Mawlavi Hebatullah Akhundzada bertemu dengan sejumlah ulama di provinsi Kandahar selatan Kabul untuk membahas masa depan pendidikan dan hak-hak perempuan di bawah ajaran Islam.

Sekembalinya ke Kabul, para ulama mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Imarah Islam, julukan pemerintahan baru Afghanistan, telah menginstruksikan mereka tentang sejumlah hal penting, termasuk menghormati hak-hak perempuan dalam kerangka syariah. Salah satunya adalah memperbarui kurikulum sekolah dan madrasah (sekolah agama) dan masalah warga Kabul, kutip The Kabul Times.

“Pemimpin tertinggi Imarah Islam memberikan sejumlah instruksi kepada peserta pertemuan, yang semuanya berasal dari Kabul. Salah satu instruksinya adalah bahwa semua hak perempuan yang diberikan oleh Islam harus dihormati, bukan hak yang dikatakan orang Barat,” kata Abdul Hamid Hamasi, anggota Imarah Islam.

“Pemimpin tertinggi Imarah Islam telah meminta mereka (ulama) untuk menyampaikan keinginan orang-orang Kabul kepadanya, serta kata-katanya kepada orang-orang,” kata seorang peserta pertemuan.

Para ulama bahkan mengusulkan masyarakat internasional menganugerahkan Hadiah Nobel kepada pemimpin Imarah Islam karena telah mengakhiri perang 40 tahun di Afghanistan. “Kami meminta masyarakat internasional untuk menganugerahkan Hadiah Nobel kepada Mawlavi Hebatullah karena dia mengakhiri perang selama beberapa dekade di mana hingga tiga ratus orang dari negara itu terbunuh setiap hari, dan dia mampu mencegahnya,” kata Abdul Hamed Hamasi, seorang anggota Imarah Islam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Neda Mohammad Nadim, Gubernur Provinsi Kabul, mengatakan dalam pertemuan itu, bahwa pemimpin memerintahkan dia untuk mengatasi masalah hukum penduduk Kabul.  “Pertemuan para ulama Kabul berlangsung selama tiga sampai empat jam, dan hal-hal besar dibahas.”

Menurutnya, pemimpin Imarah Islam telah memberikan beberapa perintah untuk menyelesaikan masalah masyarakat Kabul.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanImarah Islampendidikan perempuan AfghanistanTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sementara Gaza Dibom, Yahudi Memaksa Masuk Masjid Al-Aqsha
Tulisan selanjutnya Surau Keliling jadi Perhatian Warga Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Berita
13 Juni 2026 11:14
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli

Terbaru

  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?