Hidayatullah.com– Gubernur negara bagian New York Amerika Serikat Kathy Hochul, hari Jumat (9/9/2022) menyatakan status darurat bencana karena virus polio kembali terdeteksi di air limbah di bagian lain dari area New York City.
Aparat kesehatan bergegas memeriksa air limbah di berbagai daerah setelah kasus pertama polio terdeteksi pada bulan Juli di Rockland County yang terletak tidak jauh dari kota megapolitan itu.
Pemeriksaan terakhir atas air limbah menunjukkan adanya virus itu dalam sampel yang diambil bulan Agustus di Nassau County di daerah Long Island, lansir The Guardian.
Penelusuran genetik menampakkan sampel itu berkaitan dengan kasus polio di Rockland dan mengindikasikan bahwa virus sudah menyebar ke daerah lain.
Sebelumnya, virus polio terdeteksi di New York City dari sampel limbah yang diambil di wilayah Rockland, Orange dan Sullivan.
Gubernur Hochul mengeluarkan status darurat bencana agar semua tenaga bidang kesehatan Emergency Medical Service (EMS), bidan dan apoteker bisa memberikan vaksin polio dan memberikan kewenangan kepada dokter untuk mengeluarkan perintah vaksinasi.
Sejauh ini tingkat vaksinasi polio di negara bagian New York mencapai 79%. Namun, apabila dilihat per wilayah maka tingkat vaksinasi di Rockland, Orange dan Sullivan lebih rendah dari itu
Aparat kesehatan mengatakan kemungkinan besar ratusan orang sudah terjangkit virus polio dan mereka tidak menyadari atau tidak mengetahuinya.
Orang yang tertular virus polio umumnya tidak merasakan gejala, tetapi masih dapat menularkan bibit penyakit itu ke orang kain beberapa hari atau beberapa pekan setelah dia terjangkit.*