Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pensiunan Jenderal dan Personel Tentara Meksiko Ditangkap Terkait Penghilangan 43 Mahasiswa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 September 2022 10:01 10:01 am
Ama Farah
Dipublikasikan 17 September 2022 10:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pihak berwenang Meksiko menangkap seorang pensiunan jenderal dan dua anggota tentara lain terkait kasus penghilangan 43 mahasiswa di bagian selatan negeri itu pada 2014.

Ricardo Mejia, asisten menteri keamanan publik, mengatakan di antara mereka yang ditangkap ada mantan komandan pangkalan AD di kota Iguala negara bagian Guerrero pada September 2014, ketika para mahasiswa dari sebuah perguruan tinggi guru radikal diculik.

Mejía mengatakan tidak lama lagi akan ada orang keempat yang ditangkap, lapor Associated Press Jumat (16/9/2022).

Seorang pejabat pemerintah yang mengetahui kasus tersebut, yang berbicara dengan syarat tidak disebutkan identitasnya, membenarkan bahwa seorang anggota tentara lainnya telah ditangkap.

Mejía tidak menyebutkan nama mereka yang ditahan, tetapi komandan pangkalan Iguala saat itu adalah José Rodríguez Pérez, kala itu berpangkat kolonel. Hampir setahun setelah hilangnya puluhan mahasiswa – dan setelah keluarga mengemukakan kecurigaan tentang keterlibatan militer dan menuntut akses ke pangkalan – Rodríguez dipromosikan menjadi brigadir jenderal.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat pemerintah mengkonfirmasi bahwa Rodríguez Pérez telah ditangkap dan mengatakan bahwa dia ditahan di sebuah pangkalan militer. Sumber itu mengatakan dua orang lainnya yang ditangkap adalah perwira dan yang ketiga adalah seorang prajurit.

Bulan lalu, komisi kebenaran bentukan pemerintah yang menyelidiki kembali kasus tersebut mengeluarkan laporan yang menyebut Rodríguez Pérez sebagai orang yang diduga bertanggung jawab atas hilangnya enam mahasiswa.

Wakil Menteri Dalam Negeri Alejandro Encinas Rodríguez, yang memimpin komisi tersebut, mengatakan bulan lalu bahwa enam mahasiswa yang hilang diduga masih dibiarkan hidup di sebuah gudang selama berhari-hari sebelum diserahkan kepada Rodríguez Pérez, yang kemudian memerintahkan mereka untuk dibunuh.

Banyak investigasi pemerintah dan independen gagal mencapai satu narasi konklusif tentang apa yang terjadi pada 43 mahasiswa tersebut. Namun, diduga polisi setempat menarik mereka keluar dari bus di Iguala dan menyerahkan mereka ke geng narkoba. Motif di balik penculikan itu masih belum jelas. Mayat mereka tidak pernah ditemukan, meskipun potongan-potongan tulang yang terbakar telah dicocokkan dengan tiga mahasiswa.

Para orangtua menuntut selama bertahun-tahun agar mereka diizinkan untuk mencari anaknya di dalam pangkalan militer di Iguala. Baru pada tahun 2019 mereka diberi akses bersama dengan Encinas dan komisi kebenaran.

Tak lama setelah laporan komisi dirilis, kantor jaksa agung mengumumkan 83 perintah penangkapan, 20 di antaranya untuk anggota militer. Agen federal kemudian menangkap Jesús Murillo Karam, yang menjabat jaksa agung pada saat itu.

Keraguan akan kesungguhan pemerintah menangani kasus itu muncul pada pekan-pekan berikutnya karena tidak ada penangkapan yang diumumkan.

Pemerintahan Presiden Andrés Manuel López Obrador menjalin ikatan publik yang erat dengan militer. López Obrador mendorong agar garda nasional yang baru dibentuk ditempatkan di bawah otoritas militer penuh, dan sekutunya di kongres berusaha memperpanjang wewenang militer untuk melanjutkan peran kepolisian di jalan-jalan hingga 2028.

Pada hari Kamis (15/9/2022), Mejía juga menolak klaim bahwa José Luis Abarca, yang menjabat walikota Iguala pada saat kasus itu terjadi, akan dikeluarkan dari penjara setelah hakim membebaskannya dari tuduhan dalam kasus penghilangan mahasiswa. Pasalnya, tanpa dakwaan penculikan itu, Abarca masih dijerat dakwaan lain terkait kejahatan terorganisir dan pencucian uang, dan Mejía mengatakan keputusan terakhir hakim akan digugat di tingkat banding. 

Hakim juga membebaskan 19 orang lainnya, termasuk seorang pria yang yang merupakan kepala polisi Iguala pada saat itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:jenderal geng narkobaMeksikopenghilangan mahasiswatentara
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya [Video] Banjir Seperti Tsunami 10 Orang Tewas di Marche Italia
Tulisan selanjutnya Sentuh Peti Mati Ratu Elizabeth Seorang Pria Ditangkap

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?