Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dulu Dilatih Amerika Eks Pasukan Khusus Afghanistan Direkrut Rusia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 1 November 2022 13:53 1:53 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 1 November 2022 13:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Personel pasukan khusus Afghanistan yang dilatih dan bertempur bersama pasukan Amerika Serikat memerangi Taliban dan kemudian melarikan diri ke Iran ketika pasukan AS ditarik dari Afghanistan tahun lalu, sekarang direkrut oleh militer Rusia untuk berperang di Ukraina.

Hal itu diungkapkan oleh tiga bekas jenderal Afghanistan kepada Associated Press.

Mereka mengatakan Rusia ingin menarik ribuan bekas anggota pasukan komando elit Afghanistan ke dalam “legiun asing” dengan iming-iming kehidupan mapan, dengan gaji $1.500 (sekitar 23,4 juta rupiah) per bulan serta jaminan keamanan bagi dirinya dan keluarganya sehingga terhindar dari risiko dideportasi ke Afghanistan yang kini dikuasai Taliban.

“Mereka sebenarnya tidak ingin bertempur, tetapi mereka tidak punya pilihan,” kata salah satu jenderal yang bernama Abdul Raof Arghandiwal seperti dikutip Associated Press Senin (31/10/2022). Puluhan bekas anggota pasukan komando di Iran yang dihubunginya lewat pesan singkat mengaku hal yang paling mereka takuti adalah dideportasi ke Afghanistan.

“Mereka bertanya kepada saya, ‘Beri saya solusi. Apa yang harus kami lakukan? Jika kami kembali ke Afghanistan, Taliban akan membunuh kami’.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Arghandiwal mengatakan perekrutan dilakukan oleh perusahaan jasa keamanan asal Rusia Wagner Group.

Jenderal purnawirawan Hibatullah Alizai, pimpinan terakhir angkatan darat Afghanistan sebelum Taliban berkuasa kembali, mengatakan perekrutan bekas tentara itu dibantu oleh seorang mantan komandan pasukan khusus yang bermukim di Rusia dan pandai berbahasa Rusia.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanAmerika Serikatpasukan komandoRusia UkrainaTalibanWagner Group
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB: Banjir di Afrika Barat dan Tengah 3,4 Juta Orang Kehilangan Rumah
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah Sudah ada Sejak 1930, Pembangunan Masjid di Aceh Masih Dihalang-halangi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?