Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Argentina Tangkap Penjahat Perang Serbia Bosnia

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Agustus 2005 02:28
Bagikan
Bagikan

Rabu, 10 Agustus 2005

 
Hidayatullah.com–Seorang penjahat perang penting Serbia Bosnia yang jadi buronan sebuah pengadilan PBB karena melakukan pembantaian selama perang Bosnia tahun 1992-1995 ditangkap di Argentina, kata polisi. Milan Lukic, yang melarikan diri pada akhir tahun 1990-an, ditahan di sebuah penjara Buenos Aires dan diperkirakan akan tampil di hakim federal untuk diperiksa pada hari-hari mendatang, kata seorang jurbicara polisi kepada Reuters.

Lukic bersama dua orang lainnya dituduh melakukan beberapa kali kejahatan terhadap kemanusiaan oleh pengadilan internasional di Den Haag, Belanda tahun 2000. Sebuah pengadilan Beograd juga menghukum dia tanpa kehadirannya karena membunuh 16 warga Muslim tahun 1992 dan dengan hukuman 20 tahun penjara.

Dengan penahanannya, delapan penjahat perang penting Serbia Bosnia masih berkeliaran, di antara mereka dua yang paling dicari yaitu mantan pemimpin Serbia Bosnia Radovan Karadzic dan komandan militernya Ratko Mladic. Para pejabat Serbia mengatakan Lukic memimpin satu kelompok paramiliter yang dikenal sebagai "Penuntut Balas" atau "Elang Putih" yang diperkirakan bertanggungjawab atas penculikan, penyiksaan dan pembunuhan sekitar 100 warga Muslim Bosnia.
Dalam salah satu dari kasus-kasus yang paling kejam, Lukic memimpin satu kelompok yang menculik pria dan wanita yang tinggal di daerah Sandak berpenduduk mayoritas Muslim, Serbia dari sebuah bus dalam perjalanan mereka untuk bekerja dan membunuh mereka. Mayat-mayat mereka kemudian dibuang ke sungai Drima dan tidak pernah ditemukan, kata hakim Beograd.

Pengadilan Den Haag menuduh sejumlah kekejaman lainnya terhadap Lukic yaitu memasuki sebuah pabrik perabot rumahtangga dan memaksa tujuh warga Muslim Bosnia berjalan di pinggir sungai di mana dia langsung menembak mereka.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Di Buenos Aires, jurubicara polisi mengatakan pihak berwajib telah mengikuti gerak Lukic selama beberapa hari dan menangkap dia di jalan sebuah permukiman indah Buenos Aires. Lukic adalah pejabat Serbia kedua yang dicari pengadilan yang mengusut kasus kejahatan perang yang ditangkap di Argentina. Pada Mei lalu, seorang anggota paramiliter Serbia, Nebojsa Mime ditangkap di kota Mendoza, Argentina barat.

Pemerintah Serbia mulai aktif membujuk para buronan untuk menyerah pada akhir tahun 2004. Negara itu mendapat tekanan untuk menunjukkan apakah dapat membawa para penjahat perangnya ke pengadilan dalam negeri, bagian dari usaha untuk memperkuat permohonannya menjadi anggota Uni Eropa.

Karadzic dan Mladic, dua penjahat perang Bosnia yang paling dicari, dituduh terlibat dalam pembantaian 8.000 warga Muslim di Srebrenica tahun 1995 dan pengepungan selama 43 bulan terhadap Sarajevo yang menewaskan 10.000 orang. (ant/rtr/wpd)

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kristolog Ternama Ahmad Deedat Berpulang
Tulisan selanjutnya Pesawat Pengintai AS Jatuh di Selatan Baghdad

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola

Berita
8 Juni 2026 17:20
Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap
Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun

Terbaru

  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase
  • Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
  • Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?