Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mantan “Penjagal” Muslim Bosnia Tertangkap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2008 10:52
Bagikan
Bagikan

ImageHidayatullah.com– Radovan Karadzic  ditangkap di Serbia, Senin, demikian keterangan kantor Presiden Serbia dalam satu pernyataan, sebagaimana diberitakan Xinhua.

Pengukuhan penahanan ini disampaikan lewat pernyataan dari Presiden Serbia Boris Tadic, yang mengatakan Karadzic ditahan oleh pasukan keamanan Serbia, dan telah dibawa menghadap hakim di Beograd.

Mahkamah Kejahatan Internasional berusaha menangkap Karadzic sejak tahun 1995, bersama dengan mantan komandan militer Ratko Mladic yang sekarang masih bersembunyi.

Minggu lalu, pasukan penjaga perdamaian Uni Eropa menggerebek rumah istri Karadzic.

Pada waktu itu, Uni Eropa mengatakan operasi dimaksudkan untuk mengetahui hubungan Karadzic dengan keluarganya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Penangkapan ini disambut baik oleh jaksa penuntut di Den Haaq sebagai "sebuah terobosan besar."

"Saya mendapatkan informasi dari kolega kami di Beograd mengenai suksesnya operasi yang berakhir dengan ditangkapnya Radovan Karadzic," kata Serge Brammertz, kepala jaksa penuntut Mahkamah Kejahatan Perang untuk bekas Yugoslavia.

"Ini juga merupakan hari penting bagi keadilan internasional, karena ini menunjukkan bahwa tidak seorangpun yang berada di luar jangkauan hukum. Cepat atau lambat, semua pelarian akan bisa ditangkap diadili."

Tuduhan Berlapis

Karadzic sendiri selalu membantah keterlibatan dalam tindak kejahatan perang sejak dia dituduh pertama kalinya, dan menolak mengakui keabsahan pengadilan PBB.

Dia juga didakwa menyerang Sarajevo, dan menggunakan 284 pasukan penjaga perdamaian PBB, sebagai tameng manusia di bulan Mei dan Juni 1995.

Setelah perjanjian Dayton yang mengakhiri perang Bosnia, mantan presiden itu bersembunyi.

Karadzic juga dituduh sebagai figur yang berada di belakang  tewasnya 200.000 orang dalam perang saudara selama tiga tahun yang dipicu pecahnya bekas  Yugoslavia dan keinginan warga Muslim Bosnia dan Kroasia melepaskan diri dari Beograd.

Karadzic dan Ratko Mladic yang memimpin pasukan Serbia merupakan orang yang memerintahkan “pembersihan warga Muslim”. Pembunuhan hampir 8.000 pria Muslim, dilancarkan dengan organisasi yang matang.

Banyak pria Muslim yang melarikan diri ke hutan sekitar Srebrenica ditangkapi dan ditembak mati di beberapa lokasi. Dari penuturan beberapa saksi mata, tentara Serbia Bosnia menyamar sebagai Pasukan Baret Biru PBB, untuk mengelabuhi dan memancing sebagai warga Muslim. Juga pemerkosaan terhadap ribuan Muslimah Bosnia. [bbc/xin/ant/hid/cha/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kejahatan Radovan Karadzic
Tulisan selanjutnya Pejuang Taliban Sudah Menduduki Ajristan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?