Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Buku Lee Dinyatakan Haram di Malaysia

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 8 Desember 2011 19:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para pemimpin Islam Federal Malaysia telah menyatakan haram buku tentang pendiri Singapura Lee Kuan Yew yang isinya mendesak Muslim di Singapura agar “tidak ketat pada kegiatan ibadah Islam-nya.”

Buku berjudul Lee Kuan Yew: Hard Truths to Keep Singapore Going, yang merupakan hasil wawancara dan diterbitkan pada Januari lalu, termasuk dalam daftar 15 buku yang dinyatakan haram oleh Departemen Pengembangan Islam Malaysia (Jakim).

Divisi Penelitan dan Perencanaan Jakim penelitian menegaskan, keputusan itu dibuat ketika komite melakukan sensor terhadap penerbitan yang bersinggungan unsur-unsur Islam pada bulan Oktober.

Namun, Direktur Divisi dan Direktur Umum Jakim Datuk Othman Mustapha tidak menanggapi pertanyaan, mengapa keputusan itu baru dibuat sembilan bulan setelah buku tersebut bertengger di rak-rak di Malaysia. Demikian tulis The Insider Malaysia, Kamis (8/12/2011).

Menurut prosedur, daftar buku yang dinyatakan haram akan dikirim ke Kementerian Dalam Negeri untuk tindakan lebih lanjut. Tetapi belum jelas apakah Kementerian Ddalam Negeri akan mengikuti dan melarang buku tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pejabat Jakim sebelumnya, Datuk Wan Mohamad Sheikh Abdul Aziz mengatakan pada Februari bahwa Lee tidak berhasil mengembangkan pola pikir masyarakat Singapura karena ia “masih dipengaruhi oleh lanskap tahun 1960-an yang penuh dengan prasangka dan praduga terhadap umat Islam.”

Lee, yang pernah menjadi PM Singapura, menteri senior, dan penasihat menteri selama 52 tahun sebelum pensiun pada Mei, mengatakan dalam buku ini bahwa umat Islam di Singapura secara sosial “berbeda dan terpisah”, untuk itu harus “tidak ketat pada pelaksanaan peribadatan Islam-nya” untuk membantu integrasi dan proses penyatuan pada “negara kota” tersebut.

Komentarnya ini menyebabkan perdebatan bagi kelompok-kelompok Muslim  Melayu, dan mantan PM Malaysia Dr Mahathir Mohamad menuduh Lee tidak memiliki rasa hormat terhadap agama.

Lee kemudian menarik pernyataannya Maret lalu menjelang pemilihan umum di pulau yang memiliki 15 persen penduduk Melayu-Muslim.

Putranya Lee Hsien Loong yang memimpin Partai Aksi Rakyat (People’s Action Party) yang berkuasa, mengalami keterpurukan dalam pemilihan umum tahun ini. Hanya mendapatkan 60 persen dukungan rakyat.

Lee, 88, bulan lalu mengaku menderita penyakit syaraf selama dua tahun terakhir yang menyebab tidak mampu berjalan tegap.

Buku-buku lain dalam daftar haram termasuk “Sebongkah Batu Di Kuala Berang” oleh Faisal Tehrani, “Mengenal Diri: Ilmu Peninggalan Tok Kenali” oleh Mohd Yusof Che Wook, dan “Ajaran Al-Qur’an” oleh HU Weitbrecht Stanton.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NATO Tetap Bercokol di Afghanistan Pasca 2014
Tulisan selanjutnya Suriah Tutup Perbatasan dengan Turki

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?