Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Menunya Banyak Lemak, Lembaga Konsumen Rusia Gugat McDonald’s

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 Juli 2014 14:33 2:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 26 Juli 2014 14:33
Bagikan
obesitas
Bagikan

Hidayatullah.com—Jaringan warung makan asal Amerika Serikat Mcdonald’s terancam tidak dapat menjual menu makanan andalannya setelah lembaga perlindungan konsumen Rusia menyeretnya ke pengadilan.

Dilansir The Gurdian, hari Jumat (25/7/2014) lembaga perlindungan kosumen Rusia, Rospotrebnadzor, mengatakan pihaknya memperkarakan McDonald’s ke pangadilan karena menjual makanan yang mengandung lemak dan karbohidrat melebihi batas yang dibolehkan oleh peraturan di negara itu.

Rospotrebnadzor mengatakan dalam situsnya bahwa lembaganya membawa kasus itu ke pengadilan setelah melakukan pemeriksaan atas dua gerai McDonald’s di Novgorod.

Dalam pernyataan Rospotrebnadzor disebutkan, sebagian makanan yang dihidangkan McDonald’s terkontaminasi mikroba. Sementara beberapa jenis makanan mengandung kalori 2-3 kali lebih tinggi dari ketentuan nasional.

Produk-produk McDonald’s yang dinilai tidak mencantumkan kandungan nutrisi dengan benar antara lain cheeseburger, Royal Cheeseburger, fish sandwich dan sejumlah jenis milkshakes.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam gugatannya Rospotrebnadzor meminta agar penjualan produk-produk McDonald’s yang melanggar peraturan dinyatakan ilegal dan dua gerai McDonald’s di Novgorod didenda 70.000 rubel (sekitar 23 juta rupiah).

Ketika membuka gerai pertamanya di Uni Soviet tahun 1990, pelanggan harus antri berjam-jam untuk mencicipi menunya. Setelah Uni Soviet bubar tahun 1991, jaringan warung makan Amerika dan Eropa lainnya ikut membuka cabang di kawasan itu. Mall-mall di Rusia saat ini memiliki pusat jajanan yang identik dengan warung makan ala Amerika.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Afrika Selatan akan Paksa Rokok Dijual dalam Kemasan Polos
Tulisan selanjutnya Turki Izinkan Pesawatnya Terbang Lagi ke Tel Aviv

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?