Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Joe Biden: Amerika Serikat Tak Akan Tinggalkan Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 November 2014 15:22 3:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 November 2014 14:10
Bagikan
Benyamin Netanyahu dan Wapres AS, Joe Biden
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam wawancaranya terbaru, Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bila dirinya adalah seorang teman baik dan setia bagi Israel selama 30 tahun.Ia bahkan mengatakan, dirinya tak akan pernah meninggalkan Israel.

“Kami tidak akan pernah meninggalkan Israel, “ demikian ungkap Biden saat sambutan pertemuan di sebuah Yayasan Yahudi Amerika Utara sebagaimana dikutip CNN.

“Saya berkata ‘Bibi saya tidak setuju dengan sesuatu yang kamu katakan tapi aku menyayangi, “ demikian pengakuan Wakil Presiden Amerika ini dalam wawancaranya dengan CNN, Senin (10/11/2014). Bibi adalah panggilan PM ‘Israel’ Benyamin Netanyahu.

Menurutnya, penjajah Israel tidak memiliki teman lain sebagaimana kesetiaan Amerika Serikat (AS). Bahkan menurutnya, Presiden Obama telah bertemu dengan Netanyahu lebih dari yang dilakukan banyak pemimpin dunia.

“Sebagaimana teman dekat, kita berbicara jujur dengan satu sama lain.Kami mencintai satu sama lain dan membuat gila satu sama lain,” ujarnya. “Begitulah yang dilakukan teman. Tidak pernah ada dusta di sini. Kami saling terbuka satu sama lain,” ujar Biden.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Biden melanjutkan pernyataan-pernyataannya mengungkapkan tentang “kewajiban moral” Amerika Serikat (AS) untuk membantu penjajah Israel.

“Ayah saya menegaskan, saya tidak perlu menjadi seorang Yahudi untuk menjadi seorang Zionis. Israel sangat penting artinya untuk keamanan Yahudi di seluruh dunia,” katanya. “Dan sebuah negara Palestina. Masing-masing mendapatkan keamanan, dapat menentukan nasib sendiri dan saling mengakui.”

Komentar ini dinyatakan dua minggu setelah seorang pejabat Gedung Putih menyatakan Netanyahu sebagai “pengecut,” mengekspresikan frustrasi Presiden Barack Obama dengan pemimpin Israel.

Namun Sekretaris Pers Gedung Putih Josh Earnest menepis komentar tersebut.

Menurut Earnest, komentar itu tidak mencerminkan posisi Amerika Serikat, dan mereka tidak mencerminkan pandangan pribadi dari presiden Amerika Serikat,” kata Earnest.

Tak lama kemudian, Menteri Luar Negeri John Kerry menghubungi Netanyahu untuk meminta maaf.

“Kami mengutuk siapa saja yang menggunakan bahasa seperti yang telah digunakan dalam artikel ini,” kata Kerry. “Hal ini memalukan, tidak dapat diterima, dan merusak hubungan kedua negara.” *

 

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AmerikaisraelObamayahudiZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kiai Ma’ruf Amin: Pembubaran FPI Bukan Penyelesaian
Tulisan selanjutnya Obama Bantah Amerika Penyulut Protes Besar di Hong Kong

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang

Terbaru

  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?