Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengadilan Arbitrasi Perintahkan Iran Memberikan Turki Diskon Harga Gas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2016 08:48 8:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2016 08:12
Bagikan
Bendera Iran dan Turki berkibar di dekat instalasi pipa yang menyalurkan gas alam dari Iran ke wilayah Turki.
Bagikan

Hidayatullah.com—International Chamber of Commerce (ICC) menghadiahi Turki berupa keputusan yang mengharuskan Iran memberikan diskon 10-15 persen dari harga gas alam yang dijualnya ke Turki.

“Pihak Turki mengajukan klaim pengurangan harga gas yang diimpornya dari Iran sebanyak 35,5 persen, dan pengadilan menyetujui pengurangan 10 sampai 15 persen,” kata Direktur National Iranian Gas Company (NIGC) Hamidreza Araqi sebagaimana dikutip Reuters dari kantor berita Iran Shana. Diskon itu akan diterapkan atas impor gas Turki dari Iran mulai tahun 2011, kata Araqi.

Pengadilan arbitrasi internasional ICC merupakan lembaga terkemuka dunia untuk menyelesaikan sengketa melalui arbitrasi. Keputusannya mengikat, final dan bisa diterapkan di seluruh dunia, begitu menurut keterangan di laman situsnya.

Turki berpacu mencari sumber alternatif untuk memenuhi kebutuhan gas alamnya, setelah hubungan dengan Rusia memburuk. Rusia setiap tahun menyuplai 28-30 bcm gas alam ke Turki.

Ozgur Altug, ekonom dari BGC Partners (lembaga jasa keuangan global asal Amerika Serikat), mengatakan menurut perhitungannya diskon itu akan mengurangi current account deficit (CAD) Turki sekitar $400 juta. Lebih penting lagi, jika diskon tersebut memicu penurunan harga gas alam di Turki sebesar 10 persen, pada inflasi CIP tahunan Turki akan turun sekitar 0,2 persen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menjelang dicabutnya sanksi atas Iran pada pertengahan Januari lalu –menyusul kesepakatan nuklir Teheran dengan PBB, Uni Eropa dan negara-negara adidaya, Turki sudah mengambil ancang-ancang untuk menggenjot volume perdagangannya dengan negeri Syiah itu.

Namun, menyusul eksekusi tokoh Syiah oleh Arab Saudi bulan lalu, hubungan Turki dengan Iran agak memanas. Ankara memanggil Dubes Iran agar menghentikan laporan media Iran yang mengaitkan eksekusi itu dengan kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Saudi. Sebagaimana diketahui, eksekusi atas Nimr Al-Nimr dilakukan setelah Erdogan kembali dari Riyadh.

Baca juga: Kecam Eksekusi Tokoh Syiah, Turki: Saudi dan Iran Teman Kami

Kecam Pembakaran Kedubes, Erdogan: Eksekusi Urusan Dalam Negeri Saudi

Pipa Gas Iran-Turki Meledak, Diduga Dibom Separatis Kurdi PKK

“Meskipun keputusan pengadilan itu sudah final, namun uang yang harus dibayarkan ke Turki belum ditetapkan,” lapor kantor berita Iran Tasnim hari Selasa (2/2/2016) mengutip Araqi. Kompensasi yang harus dibayarkan Iran ke Turki diperkirakan mencapai $1 miliar.

Perusahaan milik negara Turki Petroleum Pipeline Corporation (BOTAS) hari Selasa tidak bersedia memberikan komentar mengenai hal itu, lapor Reuters.

Tahun 2012 BOTAS mengajukan keberatan ke ICC perihal harga jual gas alam Iran yang dianggapnya terlalu mahal dibanding harga yang diberikan oleh Rusia dan Azerbaijan. Tuduhan itu dibantah oleh Teheran.

Berdasarkan kontrak yang ditandatangani tahun 1996, Turki mengimpor 10 bcm (billion cubic meter) per tahun gas dari Iran, atau sekitar seperlima dari 50 bcm gas yang dibutuhkan Turki setiap tahunnya. Kontrak itu aktif pada 2001. Turki mengimpor hampir semua kebutuhan gas alamnya, yang pada tahun ini diperkirakan mencapai 52 bcm.

Sementara itu, perusahaan Rusia Gazprom hari Selasa mengatakan ekspor gasnya ke Turki naik 3,4 persen pada bulan Januari 2016 dari bulan yang sama tahun lalu menjadi 2,82 bcm. Gazprom mengatakan bahwa suplai gas Rusia ke Turki tahun lalu lebih dari 27 bcm, menurut data awal.

Menurut data Energy Information Adminstration (EIA), lembaga pemerintah Amerika Serikat pemantau masalah-masalah keenergian dunia, pada tahun 2014 sebanyak 26 persen kebutuhan minyak mentah campuran Turki disuplai oleh Iran, 27 persen dipasok oleh Iraq yang merupakan sekutu Iran dan 3 persen dari Rusia. Hanya 10 persen kebutuhan minyak Turki tahun 2014 yang dipasok dari Arab Saudi. Sedangkan kebutuhan gas alam Turki tahun 2013 sebanyak 57 persen dipasok dari Rusia dan 20 persen dari Iran.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ormas Islam Belasungkawa Kepergian Ketua MUI Sorong, Anderson Meage
Tulisan selanjutnya ISIS dan Propaganda ‘Penunda’ Kebangkrutan AS [1]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?