Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Al-Shabab: Amerika Menggelembungkan Jumlah Korban Serangannya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Maret 2016 09:54 9:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Maret 2016 09:54
Bagikan
Kelompok bersenjata di Somalia, Al-Shabab.
Bagikan

Hidayatullah.com—Kelompok Al-Shabab membantah klaim Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang menyebutkan lebih dari 150 anggota kelompok bersenjata di Somalia itu berhasil dibunuh dalam serangan udara.

Hari Senin (7/3/2016), Washington mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan beberapa kali serangan udara atas kamp pelatihan Raso di wilayah selatan Somalia yang menewaskan lebih dari 150 militan yang berafiliasi dengan Al-Qaidah itu.

“Amerika mimpi. Kami tidak pernah mengumpulkan pejuang kami sebanyak itu dalam satu tempat. Kami paham situasi keamanan,” kata Abdulaziz Abu Musab yang menjadi juru operasi militer bicara Al-Shabab kepada Aljazeera lewat telepon hari Selasa (8/3/2016).

“Benar serangan itu terjadi dan itu terjadi di lokasi yang mereka sebutkan, tetapi jumlah [korban] yang mereka katakan kepada dunia adalah bohong,” kata Musab.

Al-Shabab memerangi pemerintah Somalia yang diakui legitimasinya oleh dunia internasional. Belum lama ini kelompok itu menyerang pangkalan militer pasukan perdamaian Uni Afrika, AMISOM.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Amerika Serikat melancarkan serangan udara pada hari Sabtu lalu pukul 14:00 GMT atas sebuah kamp yang terletak sekitar 130 km dari bandara Belidogle di kawasan Shabelle Bawah. Di Belidogle terdapat markas pasukan AMISOM dan juga Amerika Serikat.

“Para pelaga (fighters) itu berlatih di sana dan dilatih untuk melakukan serangan berskala besar … Kami mengetahui mereka akan berangkat dari kamp itu dan mereka merupakan ancaman bagi pasukan AS dan [Uni Afrika],” kata juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis.

“Itu adalah operasi udara. Dalam serangan awal lebih dari 150 teroris berhasil dienyahkan,” kata Davis.

Daerah yang dikuasai Al-Shabab dikabarkan sudah banyak berkurang, tetapi kelompok bersenjata itu masih terus melakukan serangan-serangan. Al-Shabab dipukul mundur dari ibukota Mogadishu pada Agustus 2011.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Kembali Luncurkan Rudal Balistik
Tulisan selanjutnya LAZ Harfa Kunjungi Bank Sampah Pandeglang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

Berita
13 Juni 2026 09:49
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?