Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Belasan Yahudi Yaman Diangkut ke Israel Dalam Operasi Rahasia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Maret 2016 06:29 6:29 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Maret 2016 06:29
Bagikan
Sekelompok Yahudi Yaman tiba di Israel, Maret 2016.
Bagikan

Hidayatullah.com—Aparat Israel telah merelokasi 19 orang Yahudi Yaman ke negera Zionis. Sekarang hanya tinggal 50 orang Yahudi yang masih menetap di Yaman, salah satu tempat tinggal komunitas Yahudi paling lawas di dunia.

“Sembilan belas orang tiba di Israel belum lama ini, termasuk 14 orang dari kota Raydah dan sebuah keluarga beranggotakan lima orang asal Sanaa,” kata Jewish Agency dalam pernyataannya hari Senin (21/3/2016) seperti dilansir Deutsche Welle.

Lembaga itu, yang bertugas mengurus migrasi orang-orang Yahudi dari seluruh dunia ke Israel, mengkonfirmasi bahwa operasi relokasi teranyar itu menandai berakhirnya proses pemindahan orang-orang Yahudi dari komunitasnya yang berusia 2.000 tahun di Yaman. Seorang juru bicara Jewish Agency mengatakan bahwa perencanaan relokasi itu disusun selama beberapa bulan. Dua orang Yahudi Yaman tiba lebih dulu pekan lalu dan sisanya tiba pada hari Ahad (20/3/2016).

“Kelompok yang datang dari Raydah termasuk rabi warga setempat, yang membawa serta sebuah gulungan Torah yang diyakini berusia 500-600 tahun,” imbuh pernyataan itu.

Sekarang hanya sekitar 50 Yahudi yang masih menetap di Yaman. Kebanyakan dari mereka tinggal di dekat gedung Kedutaan Amerika Serikat di ibukota Sanaa. Tunjangan bulanan dari pemerintah Yaman, yang beberapa tahun belakangan mengalami krisis kepemimpinan dan dikacaukan oleh orang-orang Syiah Hautsi, sudah diberhentikan sejak 6 bulan lalu. Kelompok orang Yahudi itu terancam tergusur, lapor sejumlah media.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sejak tahun 1948, ketika negara Zionis Israel didirikan, populasi Yahudi Yaman menyusut. Sekitar 50.000 orang Yahudi Yaman pada 1949 dan 1950 direlokasi ke Israel dalam misis rahasia “Operasi Karpet Ajaib”. Memasuki 1990-an, jumlah orang Yahudi Yaman turun drastis menjadi kurang dari 1.000. Pada 1993, pencabutan larangan bepergian menimbulkan arus migrasi baru Yahudi Yaman ke Israel.

Belakangan, orang-orang Yahudi di Yaman mengeluhkan intimidasi yang diterimanya dari pemberontah Syiah Hautsi, yang menguasai ibukota sejak hampir dua tahun silam.

“Menjadi orang Yahudi di Yaman sekarang ini sangat berbahaya,” kata juru bicara Jewish Agency Yigal Palmor kepada AFP.

“Militan Hautsi, misalnya, terang-terangan anti-Semit,” imbuhnya.

Negeri Yaman mengalami kekacauan parah mulai 2014, ketika pemberontak Hautsi menyerbu gedung parlemen di Sanaa, memaksa Presiden Abed Rabbu Mansour Hadi pergi dan mencari perlindungan di Arab Saudi.

Orang-orang Syiah Hautsi masih bertahan di ibukota Yaman dan Raydah meskipun pasukan Arab Saudi dan koalisinya gencar melancarkan serangan atas kelompok pemberontak Syiah bersenjata itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mesir Latihan Tempur di Laut Bersama Amerika dan Uni Emirat Arab
Tulisan selanjutnya Jangan Usir Anak-Anak Kita dari Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?