Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Philip Hammond hari Ahad (26/6/2016) mengatakan bahwa kabinet pascareferendum yang memutuskan Inggris keluar dari Uni Eropa masih tetap dan tidak berubah sampai perdana menteri yang baru terpilih.
“Pastinya perdana menteri yang baru akan memilih kabinetnya sendiri dan kami semua masih tetap menjabat sampai titik itu dan kemudian perdana menteri yang baru akan membuat keputusan,” kata Hammond kepada stasiun televisi swasta Inggris ITV saat menjawab pertanyaan apakah Menteri Keuangan George Osborne masih akan menjabat.
Ketika ditanya perihal apa yang akan terjadi dengan Gibraltar, wilayah Inggris di selatan Spanyol yang dikatakan oleh pemerintah Madrid akan dikelola bersama dengan London setelah referendum Brexit, Hammond berkata,” Kami akan kurang bisa melindungi kepentingan Gibraltar, bukan soal mempertahankan teritori Gibraltar –tentu kalau soal itu kami bisa, melainkan untuk melindungi kepentingan Gibraltar jika kami tidak berada di Uni Eropa.”
“Gibraltar bergantung pada beribu-ribu pekerja Spanyol yang menyeberangi perbatasannya setiap hari dan gangguan terhadap arus tersebut akan sangat merusak perekonomian Gibraltar,” kata Hammond seperti dilansir Reuters.
Menyusul pengumuman hasil referendum Brexit hari Kamis (23/6/2016), Perdana Menteri David Cameron yang berada di kubu Remain, yang ingin Inggris tetap menjadi anggota Uni Eropa, mengatakan akan mengundurkan diri pada Oktober mendatang. Baca berita hasil referendum Brexit: Rakyat Memilih Inggris Keluar dari Uni Eropa, PM Cameron Segera Mundur*