Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Sekjen OKI Nyatakan Hak Penentuan Nasib Sendiri Rakyat Kashmir

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Agustus 2016 09:16 9:16 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Agustus 2016 09:10
Bagikan
eorang anak menangis kesakitan karena luka tembak di bagian mata akibat kerusuhan di Srinagar, Kashmir, Kamis (18/8)
Bagikan

Hidayatullah.com–  Organisasi Kerjasama Islam (OKI) menyatakan “keprihatinan yang mendalam” atas situasi terbaru di Kashmir dan menegaskan kembali dukungannya bagi hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat di sana.

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Iyad Amin Madani, dalam jumpa pers di Pakistan menyusul kunjungan selama tiga hari di Islamabad  Jumat-Ahad (19-21 Agustus 2016).

Iyad yang mewakili, OKI  beranggotakan 57 negara, mengatakan bahwa keadaan di Kashmir sedang memburuk dan mendesak masyarakat internasional agar bertindak, demikian dikutip indianexpress.com Sabtu (20/08/2016).

Kekerasan terbaru di Kashmir kali ini menewaskan 60 warga sipil dianggap sebagai kerusuhan terburuk di wilayah bersangkutan sejak 2010. Sedikitnya 6000 orang telah dirawat di rumah sakit, dan satu polisi juga tewas dalam bentrokan.

Korban hari Kamis (18/08/2016) kebanyakan anak muda yang terlibat dalam demonstrasi, merupakan tindak lanjut kerusuhan yang terjadi  sejak 8 Juli 2016.  Ketika itu komandan kelompok perlawanan Kashmir Burhan Muzaffar Wani dibunuh pasukan India.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas penduduknya adalah Muslim, telah dikuasai oleh India dan Pakistan dimana masing-masing mengklaim wilayah ini.

OKI menyuarakan keprihatinan atas pelanggaran hak azasi di Kashmir yang dikuasai India, yang telah mengalami berminggu-minggu bentrokan antara pemrotes Muslim dan polisi. Iyad Madani,  mengatakan  keadaan di Kashmir sedang memburuk dan mendesak masyarakat internasional agar bertindak.

Tentara India arahkan Senjata ke Kashmir
Tentara India mengarahkan senjatanya kepada warga Muslim Kashmir [rtr]
Sebelum ini, hari Jumat (08/07/2016), 20 orang tewas dan lebih dari 300 orang mengalami luka-luka sejak bentrokan antara demonstran dan pasukan keamanan di Kashmir.

Menyusul kejadian itu, pemerintah menerapkan jam malam di  Kashmir, satu-satunya wilayah di India yang memiliki mayoritas penduduk Islam, sejak kekerasan meletus pada 9 Juli 2016 pasca pembunuhan, Burhan Wani saat konflik dengan pasukan keamanan.

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan dan seluruhnya diklaim oleh kedua negara. Sebagian besar warga Kashmir adalah Muslim menghendaki berakhirnya kekuasaan India dan menghendaki kemerdekaan atau bergabung dengan Pakistan.

Kedua negara terlibat tiga kali perang – pada 1948, 1965 dan 1971 – sejak mereka membagi Kashmir pada tahun 1947.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bayi Pengungsi Suriah Jadi Korban Pemerkosaan di Gaziantep
Tulisan selanjutnya Lakukan 3 Hal Sebelum dan Selama Berkendara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara

Berita
31 Mei 2026 05:45
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?