Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Solidaritas dengan Tentara, Bioskop Pakistan Boikot Film India

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Oktober 2016 05:25 5:25 am
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Oktober 2016 05:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bioskiop-bioskop besar di Pakistan melarang penayangan film-film produksi India sebagai tindakan yang mereka sebut aksi solidaritas kepada militer negaranya.

Boikot film India itu telah diumumkan di Lahore, Karachi dan Islamabad, lapor BBC Jumat (30/9/2016).

Tindakan itu diambil menyusul ketegangan militer antara Pakistan dan India terkait masalah wilayah Kashmir.

Sebelumnya hari Kamis, kelompok pembuat film India Motion Pictures Producers Association melarang para artis peran Pakistan bekerja di Bollywood.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Menurut editor BBC Asia Selatan Charles Haviland ini bukan pertama kalinya hubungan buruk antara India dan Pakistan merembet hingga ranah budaya.

Jaringan-jaringan biskop besar di Pakistan mengatakan mereka secara spontan mengambil kebijakan itu dan akan menerapkannya paling tidak beberapa pekan, sampai hubungan bilateral kembali normal.

Film-film Bollywood sangat populer dan laris di Pakistan, walaupun negara itu memiliki industri film sendiri meskipun tidak besar.

Pengelola biskop mengaku mereka mungkin akan mengalami penurunan pemasukan, sebab film Bollywood sangat populer.

Masalah Kashmir sejak lama menjadi isu yang memicu peperangan kedua negara.

Hari Jumat dini hari lalu, penduduk desa di India dekat perbatasan Pakistan meninggalkan rumah-rumah mereka, sehari setelah militer India mengatakan telah melancarkan serangan dengan target kelompok perjuangan di Kashmir.

Perseteruan senjata teranyar kali ini terjadi menyusul serangan tanggal 18 September atas 18 tentara India yang ditempatkan di Uri, daerah administrasi yang dikuasai India di wilayah Kashmir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sindiran Sandyawan: Ahok Sukses Sebagai Gubernur Penggusur
Tulisan selanjutnya Iran Pamer Drone Buatan Sendiri Hasil Meniru Pesawat Pengintai Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?