Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Ancam Bahrain, Yaman dengan ‘Penaklukan’ seperti Aleppo

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Desember 2016 07:05 7:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Desember 2016 07:03
Bagikan
Jenderal Hossein Salami dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang komandan senior militer Iran mengancam akan meluaskan perang setelah menggambarkan kekalahan kelompok oposisi Suriah baru-baru di Aleppo sebagai sebuah “kemanangan”, sementara sebuah rekaman menunjukkan para pengungsi Suriah yang berupaya melakukan evakuasi dari kota tersebut ditembaki oleh milisi Syiah dukungan Iran.

Daftar isi
  • Mengenal 15 Milisi Syiah Yang Dukung Bashar di Suriah
        • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Berkomentar pada media Iran setempat, Jenderal Hossein Salami dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran akan memperluas wilayah sebagaimana kesuksesannya di Aleppo ke beberapa Negara Arab yang disebutnya dengan istilah ‘penaklukan Islam’.

“Ini adalah waktu bagi penaklukan-penaklukan Islam. Setelah pembebasan Aleppo, harapan Bahrain akan diwujudkan dan Yaman akan senang dengan kekalahan musuh-musuh Islam.”

Komandan IRGC tersebut juga mengatakan bahwa “rakyat Mosul akan menikmati kemenangan,” merujuk pada operasi militer Iran yang sedang terjadi di Mosul.

Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [1]

Perasaan kemenangan yang dimaksud, bagaimanapun juga, dirasakan dengan darah dan teror di Aleppo seperti dilaporkan koresponden BuzzFeed News yang mentweet rekaman apa yang proxi Iran pro-Assad lakukan di sana.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Adalah Borzou Daraghi yang mentweet kondisi Aleppo yang disebut Iran ‘penaklukan Islam”.

“Inilah neraka di dunia,” dengan mencantumkan rekaman video dari Aleppo yang memperlihatkan pria, wanita dan anak-anak yang kelaparan dan kedinginan” yang mencoba melakukan evakuasi dari kota itu ditembaki oleh milisi Syiah, tulisnya.

Rekamannya juga didukung dengan laporan-laporan dan rekaman lain dari jurnalis Suriah Rami Jarrah. Rekaman dari Jarrah memperlihatkan para saksi menceritakan kisah mereka tentang bagaimana rombongan mereka yang melakukan perjalanan dengan Palang Merah dicegat oleh rezim Bashar al Assad.

Dalam laporannya, Rami Jarrah melihat seorang pria di dalam video tersebut sedang berbicara, mereka dan konvoi mobil mereka diserang oleh rezim Pro Assad, menimbulkan kepanikan.

Kekaisaran Persia 

Komentar Salami bukanlah komentar pertama yang muncul dari dalam lingkungan pejabat berpengaruh Iran.

Pada Maret 2015, Penasihat Presiden Ali Younesi mengatakan bahwa Ibu Kota Iraq, Baghdad,  merupakan “Ibu Kota kekaisaran Iran,” membuat marah dunia Arab dan khususnya rakyat Iraq yang merasa dominasi pengaruh Iran di negara mereka.

November lalu, Kepala Staf Jenderal militer Iran Mohammed Bagheri mengatakan bahwa negaranya kemungkinan akan membangun pangkalan militer di Yaman, Suriah dan negara-negara Arab lainnya.

Berbicara pada kantor berita milik negara Mashregh, Agustus lalu, pensiunan Jenderal IRGC Mohammad Ali Falaki mengatakan bahwa Iran telah menciptakan sebuah “Tentara Pembebasan Syiah” di bawah komando komandan Brigadir Jenderal Qassem Soleimani dari Quds Force.

Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [2]

Menurut Falaki, Pasukan Pembebasan Syiah telah aktif di tiga “garis depan” di Iraq, Suriah dan Yaman.

Sebagaimana diketahui, setidaknya ada sekitar 15 kelompok bersenjata dari milisi Syiah pro Iran yang ikut dilibatkan membantu Rezim Bashar al Assad selama konflik tahun 2011.

Mereka antara lain: Pengawal Revolusi (Iran), Hizbullah (Lebanon), Liwa’ Abul Fadhl Al-Abbas (Iraq), Brigade Dzul Fiqar (Iraq), Katibah Hizbullah (Iraq), Katibah Sayyidus Syuhada’ (Iraq), Pasukan Muhammad Baqir As-Sadr (Iraq), Sayap Militer Organisasi Al-Badr (Iraq), Harakah Hizb Nujaba’Liwa’ Asadullah, Saraya Khurasan,  Liwa’ Fatimiyun dan masih banyak yang lain.

Mengenal 15 Milisi Syiah Yang Dukung Bashar di Suriah

Kantor Berita Turki Anadoly Agency pernah mencatat, sekitar 18.000 milisi Syiah dipercayai berperang di pihak rezim Assad di Suriah sejak pecahnya konflik.

Sekitar 9.000 milisi Syiah ditempatkan di selatan Provinsi Aleppo timur laut Suriah, sementara 5.000 lainnya bertempur di provinsi Damaskus, Daraa dan Quneitra, yang juga dikenal sebagai “front selatan”, demikian sumber Anadolu, Kamis (12/05/2016).*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahlus sunnahDruzeketerlibatan Iran di SuriahKeterlibatan Syiah di Suriahmilisi SYiahNusairiyah-AlawiyahRezim Bashar Al AssadsunnisuriahSyriaYang Perlu Diketahui Perang Suriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hasad Biang Kehancuran
Tulisan selanjutnya Adanya Fatwa MUI soal Atribut Natal, Karena Iman itu Penting Bagi Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?