Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Beri Pelatihan Militer Pada Mahasiswa Imam Hossein untuk Berperang di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 Februari 2017 13:45 1:45 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 Februari 2017 13:45
Bagikan
Pasukan Garda Revolusi
Bagikan

Hidayatullah.com–Iran mengumumkan bahwa mereka mengirim petugas dari Akadem Militer Imam Hossein (Imam Hossein Military Academy) ke Suriah untuk dilatih dalam jajaran Pasukan Garda Revolusioner yang ditempatkan berbagai bagian negara untuk melawan kelompok pejuang oposisi dan menekan kelompok pembebasan dalam perang enam tahun yang panjang antara rakyat Suriah melawan rezim Bashar al-Assad.

Radio berita VOA dikutip Al Arabiya menjelaskan pernyataan Jenderal Morteza Safari, Komandan Garda Revolusi, yang mengatakan kepada media Tasnim “sekitar 100 mahasiswa dari Akademi Militer Imam Hussein, yang berafilisi ke Garda Revolusi, yang dikirim ke Suriah untuk melatih mereka dalam situasi pertempuran.”

Safari mengungkapkan bahwa sejumlah mahasiswa yang dikirim dalam misi dua bulan telah tewas dalam medan perang, lainnya terluka, sedangkan sisanya dari mereka tinggal di sana untuk jangka waktu yang lebih lama. ”

Baca: Iran Berharap Milisi Syiah Iraq ikut Bertempur di Suriah

Akademi Militer Imam Hossein (Imam Hussein Military Academy ) yang beraviliasi pada Garda Revolusi  (IRGC) Iran ini telah mengumumkan bahwa mereka mengirim siswa untuk berperang di Suriah dan Iraq dalam program pelatihan khusus untuk mempersiapkan pasukan.

Analis percaya bahwa Suriah dan Iraq telah menjadi arena hidup untuk pelatihan Garda Revolusi serta milisi Syiah di kedua negara tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Komandan pasukan darat dari Garda Revolusi Iran Brigadir Mohammad Pakpour, menekankan dalam sambutannya pada 18 Februari bahwa Iran didedikasikan untuk mengirimkan cadangan kekuatan darat dari label “penasihat” sampai “sumbu perlawanan.” Penjelasan ini mencirikan mencirikan kewajiban sistem, milisi dan keberpihakan Iran di wilayah tersebut, terutama di Suriah, Iraq, Lebanon dan Yaman.

“Fares Agency” melaporkan Pakpour menyatakan: “Kami memiliki hubungan dengan negara-negara yang berbeda, beberapa di antaranya meminta kami untuk dukungan sebagai penasehat. Kami menawarkan dukungan ini di masa lalu, dan kami berniat untuk terus melakukannya, “ seraya menambahkan bahwa “pasukan darat dari Garda Revolusi terbiasa mengirimkan anggotanya untuk sumbu perlawanan untuk memberikan bantuan di medan perang.”

Baca: Mengenal 15 Milisi Syiah Yang Dukung Bashar di Suriah

Selain intervensi militer Iran di kawasan itu, Teheran telah menciptakan sekitar 14 komplek pelatihan yang menargetkan milisi asing dijalankan oleh Pasukan Quds, unit Pasukan Khusus dari Pasukan Garda Revolusi, yang bertanggung jawab atas operasi ekstrateritorial mereka.

Jenderal Mohammad Ali al-Falaki, seorang pemimpin Garda Revolusi, dan salah satu pemimpin Iran di Suriah, mengumumkan bahwa mereka telah membentuk ‘Tentara Pembebasan Syiah’ yang dipimpin oleh Komandan Pasukan Quds, Qassim Soleimani.

Menurut dia, tentara saat ini berjuang di tiga front yang berbeda di Iraq, Suriah dan Yaman.

“Kekuatan militer ini tidak hanya terdiri dari Iran. Pada kenyataannya, di setiap zona bermasalah, kita mengatur dan melengkapi tentara yang merupakan orang-orang dari wilayah itu, “ujar Jenderal al-Falaki yang telah dikonfirmasi dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Mashreg, yang dikenal memiliki hubungan dekat dengan Garda Revolusi.*/ Ummu Robiah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Garda Revolusi Iraniranmilisi SYiahPerang SuriahsuriahsyiahTentara Pembebasan Syiah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 5 Perusahaan Rokok Sengaja Tempatkan Iklan Rokok di Sekitar Sekolah, Pelajar Beraksi
Tulisan selanjutnya Optimisme Penguatan Bilateral Saudi-Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?