Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dinas Intelijen Prancis Simpulkan Pasukan Bashar di Balik Serangan Kimia di Suriah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 April 2017 16:30 4:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 April 2017 16:30
Bagikan
Sebagian besar korban serangan gas kimia beracun Rezim Bashar al Assad ini adalah anak-anak
Bagikan

Hidayatullah.com—Dinas intelijen Prancis menyimpulkan bahwa pasukan yang setia pada Presiden Suriah Bashar al-Assad telah melakukan serangan gas sarin pada 4 April 2017  di wilayah Suriah utara, tepatnya di Khan Sheikhoun.

Menurut dinas intelijen Prancis,  pasukan Presiden Bashar Al-Assad “tidak diragukan” menggunakan gas syaraf sarin dalam serangan 4 April di Suriah utara, kutip Menteri Luar Negeri Prancis hari Rabu (26/04/2017).

Baca: Pemimpin Eropa: Semua Bukti Serangan Senjata Kimia Mengarah Bashar al Assad

“Kami tahu, dari sumber tertentu, bahwa pembuatan contoh yang didapat adalah jenis yang dikembangkan di laboratorium Suriah,” kata Jean-Marc Ayrault, mengutip laporan yang sudah diumumkan, kepada wartawan, seperti diberitakan kantor berita Reuters, Rabu (26/4/2017).

Serangan di Kota Khan Sheikhoun itu telah  mendorong Amerika Serikat meluncurkan peluru kendali jelajah, menyerang pangkalan udara Suriah sebagai tanggapan. Serangan itu adalah gempuran langsung pertama AS terhadap pemerintah Rezim Bashar dalam tersebut.

Baca: Turki: Ada Gas Sarin dalam Sampel Darah Korban Serangan Khan Sheikhoun

Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan sampel-sampel yang mereka peroleh dari dampak serangan di lokasi dan sampel darah dari korban. Di antara unsur-unsur yang ditemukan dalam sampel-sampel tersebut adalah hexamine, ciri khas sarin yang diproduksi pemerintah Suriah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Badan-badan intelijen Prancis mempertimbangkan bahwa hanya Bashar al-Assad dan beberapa orang dari rombongan paling berpengaruhnya yang bisa memberikan perintah untuk menggunakan senjata kimia,” demikian bunyi laporan setebal enam halaman tersebut.

Laporan juga menyebutkan,  bahwa kelompok-kelompok seperti ISIS tak punya kemampuan untuk mengembangkan dan melancarkan serangan seperti dan mereka juga tidak berada di wilayah tersebut.*

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadBoris JohnsonDinar Intelijen PrancisEropaGas SariniranKota Idlibmilisi SYiahPBBPemimpin EropaPerang SuriahPrancisrusiasenjata kimiaSerangan Senjata Kimia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal Intelijen Rusia Karam di Perairan Laut Hitam
Tulisan selanjutnya Memilih Tentangga yang Sholeh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?