Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

PBB Sebut Yayasan Amal Qatar Lembaga Amal Besar di Dunia Arab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 Juni 2017 13:47 1:47 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juni 2017 13:47
Bagikan
Lembaga Amal Qatar membantu pengungsi Mosul
Bagikan

Hidayatullah.com–Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak terikat dengan ‘daftar teroris’ yang telah dikeluarkan Arab Saudi dan tiga negara Arab lain.

Juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric mengatakan, ia telah membaca laporan media bahwa empat Negara Arab menuduh tiga badan amal yang berbasis di Qatar terlibat dalam ‘terorisme’.

Badan Amal Qatar, disebutnya sebagai organisasi sukarela terbesar di negara itu, yang telah bekerja secara luas dengan pihak UNHCR, UNICEF dan Program Pangan Dunia, Oxfam, CARE dan USAID.

Yayasan Amal Sheikh Eid Al-Thani dan Yayasan Sheikh Thani Bin Abdullah untuk layanan kemanusiaan sebelumnya dimasukkan ‘daftar hitam’ oleh Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain.

“PBB hanya terikat ke daftar sanksi yang dikeluarkan bersama oleh  Dewan Keamanan PBB. Kami tidak terikat dengan daftar lain.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB sejak bertahun-tahun mengadakan kerjasama kokoh dengan organisasi itu,” katanya dikutip Aljazeera hari Kamis.

Baca:  Qatar dan Misi Kemanusian ke Indonesia –

Pemerintah Qatar sendiri menolak tuduhan Saudi CS mendukung individu dan kelompok yang baru saja memasukkan daftar hitam setelah empat Negara Teluk memutus hubungan dengan Doha di tengah krisis diplomatik besar.

“Pernyataan gabungan baru-baru ini yang dikeluarkan oleh Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan UEA mengenai ‘daftar pengawasan keuangan teror’ sekali lagi memperkuat tuduhan tak berdasar yang sebenarnya tidak memiliki landasan,” kata pemerintah Qatar.

“Posisi kami dalam melawan terorisme lebih kuat daripada banyak penandatangan pernyataan bersama – sebuah fakta yang telah diabaikan oleh para penulis,” ujar pihak Qatar dikutip Aljazeera.

Baca: Qatar Charity Indonesia Bantu Anak-anak Yatim

Sejak didirikan tahun 1984, Badan Amal Qatar dikabarkan telah memberi bantuan 213.750 anak yatim sampai mereka dewasa dan juga telah membangun lebih 621 sekolah di seluruh dunia.

Pada 2014, PBB mencantumkan badan amal itu di tempat pertama karena bantuan yang diberikan pada korban perang di Suriah, Palestina dan Somalia.

Sejak dimulainya krisis Suriah lebih enam tahun lalu, Badan Amal Qatar membantu lebih delapan juta warga negara itu, ujar PBB.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bantuan kemanusiaanCAREDunia ArabKrisis Diplomasi QatarLembaga Amal QatarNegara telukOxfamPBBPerserikatan Bangsa-BangsaProgram Pangan DuniaUNHCRUNICEFUSAIDYayasan Amal QatarYayasan Amal Sheikh Eid Al-Thani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Ikut Senang Perkembangan Krisis Qatar
Tulisan selanjutnya Sisi Lain Krisis Diplomasi Qatar versus Saudi dan UEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?