Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Desak Tuntutan Saudi ke Qatar Lebih Masuk Akal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 24 Juni 2017 10:22 10:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 24 Juni 2017 10:22
Bagikan
Presiden AS, Donald Trump dan Raja Salman
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat (AS) ikut mendesak tuntutan Arab Saudi ke Qatar untuk menyelesaikan krisis belasan dan masuk akal.

Dalam sebuah pernyataan terbaru, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Rex Tillerson Arab Saudi dan sekutu-sekutunya telah mempersiapkan sebuah daftar tuntutan untuk Qatar, dan dia menekankan Amerika berharap pertikaian diplomatik antara negara-negara Teluk akan melangkah maju menuju sebuah resolusi.

“Kami berharap daftar tuntutan ini akan segera disajikan kepada Qatar dan isinya beralasan dan bisa ditindak lanjuti,” kata Tillerson dalam sebuah pernyataan terbaru.

Pernyataan ini dikeluarkan sehari setelah Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mempertanyakan motif Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mengumumkan pemboikotan mereka terhadap Qatar pada 5 Juni lalu.

Baca: Pangeran Mahkota Arab Saudi yang Baru Diharapkan Memberi Dampak Stabilitas Kawasan

Sebelumnya, empat negara Arab yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar telah mengirimkan daftar 13 tuntutan sebagai prasyarat untuk mengakhiri krisis. Di antara tuntutan tersebut termasuk menutup televisi Aljazeera dan mengurangi hubungan dengan negara musuh mereka, Iran.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam 13 daftar itu juga termasuk tuntutan untuk menutup sebuah pangkalan militer Turki di Qatar, mengumumkan pemutusan hubungannya dengan kelompok-kelompok seperti ISIS, Ikhwanul Muslimin, al-Qaidah, Hizbullah dan Jabhah Fath Syam, bekas cabang al-Qaeda di Suriah.

Menurut Rex Tillerson, tuntutan tersebut harus masuk akal dan dapat ditindaklanjuti oleh Doha untuk merubah krisis menjadi sebuah resolusi.

“Kami berharap daftar tuntutan akan segera dipresentasikan ke Qatar dan masuk akal serta dapat ditindaklanjuti,” imbuh pernyataan itu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (22/06/2017).

Baca: Qatar dan AS Akhiri Latihan Militer Bersama

Awal bulan Juni 2017, Arab Saudi, Bahrain, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA) telah memberlakukan langkah-langkah pengucilan Qatar, sehingga timbul krisis Arab di kawasan teluk yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir ini. Negara-negara itu menuduh Qatar mendukung terorisme, sebuah tuduhan yang dibantah keras oleh Doha.

Juru bicara Tillerson hari Selasa (20/06/2017) mengatakan, Washington “bingung” bahwa Arab Saudi belum menyusun daftar tuntutan yang jelas setelah menuding Qatar mendukung terorisme.

Sementara itu, pemerintah Turki melalui Menteri Pertahanan Turki Fikri Isik menolak seruan Arab Saudi cs untuk menutup pangkalan militernya di Qatar. Menurunya, pangkalan tersebut merupakan penjamin keamanan di kawasan Teluk dan tuntutan penutupannya sama saja dengan intervensi dalam hubungan Turki dengan Qatar.

“Jika ada tuntutan seperti itu, maka itu berarti intervensi dalam hubungan bilateral,” tutur Isik seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (23/6/2017). Bahkan dikatakannya, Turki mungkin malah akan meningkatkan keberadaan militernya di Qatar.

Yang menarik, empat Negara Teluk ini tak meminta menutup  pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang vital, AL Udeid Air Force BaseAl, yang memiliki lebih dari 11.000 pasukan dan mengerahkan pasukan koalisi atau menugaskan serta menjadi tempat lebih dari 100 pesawat beroperasi dan dinilai sebagai pangkalan militer AS terbesar di kawasan Timur Tengah.*/Nashirul Haq AR

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-QaidahAmerika Serikatarab saudiHizbullahIkhwanul MusliminJabhah Fath SyamKrisis Diplomasi QatarMenteri Luar Negeri Amerika SerikatNegara ArabNegara telukQatarRex TillersonterorismeTV AljazeeraUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kafir Tapi “Baik”, Dijamin Selamatkah?
Tulisan selanjutnya Negara Arab Riilis 13 Daftar Permintaan sebagai Syarat Akhiri Krisis Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?