Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Nepal Pidanakan Tradisi Hindu Mengisolasi Wanita Menstruasi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2017 06:28 6:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2017 06:28
Bagikan
Dua perempuan Nepal sedang menjalani chhaupadi, mengasingkan diri karena menstruasi.
Bagikan

Hidayatullah.com—Anggota dewan legislatif di Nepal meloloskan rancangan peraturan hukum baru yang mempidanakan praktek isolasi paksa atas perempuan yang sedang menstruasi.

Berdasarkan peraturan hukum baru itu, barang siapa yang memaksa seorang wanita keluar dari rumahnya karena sedang mengalami menstruasi atau nifas, maka akan diganjar hukuman tiga bulan penjara dan denda sebesar $30 (sekitar 400 ribu rupiah) , lapor BBC Kamis (10/8/2017).

Praktek yang biasa dilakukan umat Hindu itu, dikenal sebagai tradisi chhaupadi, belakangan mendapat sorotan setelah dua orang perempuan meninggal saat tidur dalam gubuk tempat pengasingannya.

Berdasarkan tradisi Hindu kuno, wanita yang sedang mengalami datang bulan (haidh) atau baru saja melahirkan anaknya (nifas) berada dalam masa tidak suci dan mengundang malapetaka. Oleh karena itu mereka harus dipaksa tidur di gubuk-gubuk atau kandang ternak, tidak boleh tinggal di rumah.

Mereka dilarang menyentuh hewan ternak dan laki-laki, tidak boleh memakan sejumlah jenis makanan dan dilarang masuk toilet, kamar mandi dan sejenisnya yang ada di dalam rumahnya. Oleh sebab itu, mereka terpaksa mengasingkan diri jauh dari rumah dan desanya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kondisi semacam itu menyebabkan para wanita sangat menderita kala udara dingin dan rawan menjadi korban aksi kejahatan. Perempuan yang tergolong muda juga dilarang pergi ke sekolah.

Bulan lalu, seorang remaja putri meninggal karena gigitan ular saat dirinya tidur di sebuah gubuk di luar rumahnya. Ketika itu dia mengalami menstruasi.

Pada Desember 2016, seorang gadis berusia 15 tahun meninggal dunia karena menghisap banyak asap. Dia membuat api unggun di dalam gubuknya untuk mengatasi gigitan udara dingin. Sebagaimana diketahui, Nepal terletak di dataran tinggi yang sebagian besar wilayahnya tertutup salju hampir sepanjang tahun.

Chhaupadi sebenarnya sudah dinyatakan terlarang oleh pemerintah Nepal pada tahun 2005, tetapi tidak ada sanksi. Tradisi itu masih banyak dilakukan oleh penduduk Hindu di Nepal, terutama di kalangan warga yang tinggal di daerah pedesaan terpencil di bagian barat.

Bhakta Phokarel, seorang anggota legislatif dan koordinator subkomite perancang undang-undang tersebut mengatakan bahwa peraturan hukum baru itu akan diberlakukan dalam kurun setahun mendatang.

“Tahun depan kami akan melakukan kampanye sosial untuk memberitahukan masyarakat perihal peraturan baru ini,” ujarnya.

Pashupati Kunwar, seorang aktivis anti-chhaupadi dari distrik Achham, mengatakan kepada BBC bahwa dia “sangat bahagia” dengan diloloskannya peraturan hukum baru itu.

Apsara Neupane, yang baru terpilih sebagai wakil kepala daerah Chandannanth di bagian barat Nepal, mengatakan masalah terbesar dalam hal ini adalah mengubah perilaku masyarakat dan dia berharap perlahan tapi pasti persepsi orang perihal tradisi chhaupadi akan berubah.

Sebuah laporan Departemen HAM Amerika Serikat menyebutkan bahwa dari hasil survei tahun 2010 di Nepal diketahui sebanyak 19 persen perempuan berusia 15 sampai 49 tahun melakukan praktik chhaupadi di seluruh penjuru negeri itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Generasi Muda Harus Siap Meneruskan Estafeta Dakwah
Tulisan selanjutnya Iran Coret 2 Pesepakbolanya yang Bermain Melawan Israel

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?