Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dunia Mengutuk Rezim Teroris Israel dalam Aksi Pembunuhan Warga Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 April 2018 22:13 10:13 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 April 2018 22:13
Bagikan
Warga Palestina merawat pendemo yang terluka saat ‘Great Return March’ di Gaza, timur Jabaliya, 30 Maret 2018. Foto: Mohammed Zaanoun/Activestills.org
Bagikan

Hidayatullah.com—Dunia marah menanggapi pernyataan  Perdana Menteri rezim teroris Israel, Benjamin Netanyahu yang memuji tindakan pasukannya yang menembak mati rakyat Palestina, saat “Aksi Kembali ke Palestina yang Terjajah” yang popular disebut  ‘Great March of Return’.

Sebelumnya,  pada hari  Jumat (30/03/2018), tentara penjajah Israel telah menembak warga Palestina saat mereka mengadakan aksi demonstrasi di lima lokasi di Perbatasan Gaza-Israel, menyebabkan sekitar 16 orang gugur, sementara diperkirakan 1.500 lainnya cedera.

Persatuan Ulama Muslim Dunia (IUMS) melakukan protes terhadap tindakan brutal rezim penjajah dengan mengajak dunia memberi dukungan dan solidaritas kepada warga Palestina yang ingin kembali ke tanah air mereka.

Baca: Gerakan ‘Kembali ke Palestina’ yang Terjajah telah Dimulai

Dalam sebuah pernyataan dari markas IUMS di Doha, Qatar, lembaga ini mengatakan, harapan pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah air mereka setelah ditinggalkan pada 1948 telah sesuai dengan hukum.

“IUMS mengutuk kejahatan yang dilakukan oleh rezim teroris Israel terhadap warga Palestina,” ujarnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Normalisasi dengan Israel tidak dapat mengikis hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka setelah adanya blokade ujarnya.

Sementara itu, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengutuk kekejaman rezim Israel atas serangan tidak manusiawi terhadap warga Palestina.

“Rejim Israel harus menghentikan tindakan kekerasan dan kekejaman segera yang akan menyebabkan ketegangan meningkat di kawasan itu,” katanya di Istanbul.

Baca: Kali Pertama Wanita-Wanita Palestina Ini Kembali ke Desa Mereka Setelah 80 Tahun

Turki juga mendesak komunitas internasional untuk memenuhi kewajibannya untuk mencegah agresi rezim teroris Israel.

Pemimpin Partai Buruh Inggris Jeremy Corbyn menggambarkan tindakan rezim Israel itu mengerikan dan tidak manusiawi.

“Pemerintah Inggris harus berbicara menentang terorisme dan segera mencari solusi untuk perdamaian dan keadilan,” katanya dalam sebuah pernyataan di Twitter.

Qatar dan Kuwait juga mengutuk penggunaan kekerasan rezim Zionis dan menembak orang-orang Palestina yang tidak bersenjata.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin Netanyahugugurhari bumiisraelKembali ke PalestinaLand Daylong marchNakbapalestinasyahidTepi BaratTerjajahZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Kosovo Memecat Menterinya Sendiri, Kenapa Presiden Turki Erdogan yang Marah?
Tulisan selanjutnya Netanyahu Memuji Tentaranya Setelah Membunuh Belasan Warga Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?